Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BPOM Babel Gelar Bimbingan Kader Keamanan Pangan Desa, Kader Bisa Test Kit Terhadap Produk Makanan

Tujuan kegiatan dilaksanakan sebagai upaya untuk memperdayakan masyarakat dengan membentuk kader keamanan Desa

Penulis: Riki Pratama | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Bangkapos.com/Riki Pratama
Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bangka Belitung melaksanakan bimbingan teknis kader keamanan pangan desa, di Kabupaten Bangka Tengah, pada Rabu (22/7/2020) di Hotel Soll Marina. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bangka Belitung, melaksanakan bimbingan teknis kader keamanan pangan desa di Kabupaten Bangka Tengah pada Rabu (22/7/2020) di Hotel Soll Marina.

Dalam kegiatan itu, hadir kader dari tiga Desa yang ada di Kabupaten Bangka Tengah, seperti Belilik, Kurau Barat dan Pangkalan Baru.

Kepala BPOM Provinsi Bangka Belitung, Hermanto mengatakan tujuan kegiatan dilaksanakan sebagai upaya untuk memperdayakan masyarakat dengan membentuk kader keamanan Desa.

"Kader keamanan pangan Desa di lakukan di Kabupaten Bangka Tengah ada tiga Desa Belilik, Kurang Barat dan Pangkalan Baru. Ini tujuanya membentuk kader keamanan Desa, yang nantinya setelah diberikan bimbingan dan pengetahuan dapat turun ke lapangan, melakukan pendampingan bimbingan kepada komunitas desa di tiga desa mereka,"jelas Hermanto kepada Bangkapos.com, Rabu (22/7/2020).

Kader kemanan pangan setiap desanya berjumlah 15 orang, tugasnya mengawasi produk makanan di wilayah terdekat mereka dan keamanan Desa mereka.

"Misalnya pelaku usaha UMKM seperti penjual kerupuk, kericu, madu atau rumah makan mereka ke sana memberikan bimbingan dan pengujian alat tes kit. Untuk melakukan uji bahan berbahaya atau tidak di produk makanan yang dihasilkan. Apabila ditemukan diinfokan ke balai dan kami memastikan berbahaya atau tidak, bila berbahaya kami memperbaiki jangan dipakai,"ujarnya.

Selain itu Hermanto mengharapkan dengan adanya kader keamanan pangan, diharapkan dapat menunjang perekonomian di Desa, agar tumbuh berkembang dengan baik.

"Di era new normal kita harus tetap bekerja produktif dengan melaksanakan protokol kesehatan. Mereka juga nantinya akan melakukan tes cepat terhadap produk makanan. Apabila ditemukan kemudian dilanjutkan akan di uji laboratorium BPOM, untuk kita memastikan bahaya atau tidak,"ujarnya.

Hermanto menambahkan selain Kabupaten Bangka Tengah, mereka juga telah melakukan bimbingan ke kader Desa yang ada di Kabupaten Bangka Selatan.

"Di Kabupaten Bangka Selatan, ada Desa Payung dan Sadai salah satunya Payung karena ada kasus stunting kita berupaya melakukan intervensi untuk stunting. Selain desa stunting kita juga melakukan di desa yang sudah maju seperti Kurau Barat untuk mendorong dan mendongkrak perekonomian. Selain itu kita berharap Pemerintah Desa, bisa menggunakan anggaran Desa melakukan kolaborasi disini,"harapnya.

Staf Ahli Bupati Bangka Tengah, Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan, Kabupaten Bangka Tengah, Pittor terlihat hadir yang menyampaikan dukungan Pemerintah Daerah terhadap bimbingan teknis kader keamanan pangan desa.

"Mudah-mudahan bapak dan ibu yang mengikuti kegiatan ini dalam kondisi sehat untuk bisa melaksanakan kegiatan dengan baik dan mendapatkan banyak ilmu serta manfaat dalam upaya membentuk kader keamanan pangan Desa,"harapnya

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved