Breaking News:

Berita Bangka Barat

Tiga Hari 25 Berkas Tilang Dikeluarkan Satlantas Polres Babar, Dominasi Pengendara Tak Punya SIM

Ada 25 berkas tilang yang dikeluarkan petugas dalam operasi sistem stasioner dan hunting tersebut dan 30 teguran.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ist Polres Babar
Hari ketiga Operasi Patuh Menumbing 2020, Satlantas Polres Bangka Barat masih menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan pengendara dalam berlalu lintas, Sabtu (25/7/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Hari ketiga Operasi Patuh Menumbing 2020, Satlantas Polres Bangka Barat masih menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan pengendara dalam berlalu lintas, Sabtu (25/7/2020)

Kasat Lantas Polres Bangka Barat, Iptu April Yadi menyebut ada 25 berkas tilang yang dikeluarkan petugas dalam operasi sistem stasioner dan hunting tersebut dan 30 teguran.

Didominasi pengemudi kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi Surat Izin Mengemudi (SIM)

"Rinciannya pengendara motor yang tidak memakai helm dan pengendara tidak membawa Sim
Kita juga menegur warga yang tidak memakai masker," ujar April mewakili Kapolres AKBP Fedriansah, Minggu (26/7/2020)

Pelaksanaan Operasi Patuh Menumbing, petugas tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 serta stakeholder terkait untuk pengendara yang tidak memakai masker atau tak mematuhi protokol kesehatan.

"Tidak ada jukrah (petunjuk dan arahan) khusus untuk melakukan pemeriksaan masker namun sesuai target Ops Patuh Menumbing 2020 dan mengingat masa operasi pada situasi AKB (adaptasi kebiasaan baru). Maka tetap ada kegiatan preemtif dan preventif berupa imbauan pelaksanaan protokol kesehatan kepada masyarakat baik pengguna jalan, masyarakat terorganisir, dan tidak terorganisir dan lain-lain," jelasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dalam  Operasi  Patuh Menumbing 2020 terdiri dari 4 lembar Sim, 9 STNK, dan 12 motor.Teguran 30

Sementara sasaran Ops Patuh Menumbing 2020 adalah segala bentuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi mengganggu keselamatan berlalu lintas yang termasuk dalam 17 sasaran prioritas.

"Di antaranya adalah melawan arus, anak di bawah umur menggunakan ranmor, ranmor bak terbuka untuk muat orang, mengemudikan ranmor menggunakan ponsel dan lainnya," pungkasnya.

(bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved