Breaking News:

Sempat Percaya Diri, Marc Marquez Alami Sakit Luar Biasa Hingga Akhirnya Menyerah

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, merasakan sakit yang luar biasa hingga akhirnya batal ikut MotoGP Andalusia 2020.

Editor: El Tjandring
HONDA RACING CORPORATION
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, meraih posisi start ketiga pada kualifikasi MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Spanyol, 18 Juli 2020. 

"Jadi, ini bukanlah hal yang saya duga, tetapi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua dokter dan tim dan fisioterapis. Sebab, mereka memberi saya kesempatan untuk mengikuti hasrat dan insting saya."

"Malam ini, saya akan tidur dengan nyenyak karena saya sudah mencoba dan ternyata tidak memungkinkan. Brno akan menjadi balapan yang lain," kata Marquez menegaskan.

Dengan keputusan absen pada balapan MotoGP Andalusia 2020, Marc Marquez dipastikan tak punya poin sama sekali sampai seri kedua tuntas digelar.

Hal ini tentu akan membuat peluang Marquez untuk mempertahankan gelar juara dunia dan menyamai rekor Valentino Rossi menjadi lebih kecil.

Keputusan Terbaik

Bos Repsol Honda, Alberto Puig, menyebut keputusan untuk tidak mengikutsertakan Marc Marquez pada MotoGP Andalusia 2020 adalah keputusan terbaik.

Ia kembali ke sirkuit hanya selang beberapa hari usai menjalani operasi pada lengan kanannya, Selasa (21/7/2020).

Sayangnya, perjuangan Marc Marquez tampaknya terhenti di sesi kualifikasi setelah dia memilih keluar ketika baru melahap satu putaran.

Pembalap pemenang delapan gelar juara dunia itu tidak keluar dari garasinya hingga sesi kualifikasi 1 berakhir.

Dalam wawancara di situs MotoGP, Alberto Puig menjelaskan alasan Repsol Honda tidak menurunkan Marquez pada balapan hari Minggu (26/7).

"Setelah mencoba satu lap, ternyata Marc masih merasakan sakit. Jadi, kami menilai bahwa keputusan terbaik adalah dia tidak berpartisipasi," kata Puig.

Menurut Puig, Honda sudah mengikuti rencana yang mereka susun sejak awal.

"Kami sudah mengikuti rencana untuk mendukung Marc karena dia ingin mencoba membalap.”

“Hanya, setelah dilihat, keputusan tersebut terlalu berisiko sehingga Honda memutuskan tidak melanjutkannya," tutur Puig lagi.

"Marc mendengarkan kondisi fisik ketimbang ambisinya. Saat Anda mengalami cedera, hal itu yang harus Anda lakukan," ucapnya.

Puig juga memuji Marquez yang dianggapnya berani. Ia pun optimistis pembalap berjulukan Baby Alien itu akan bisa bangkit usai pulih sepenuhnya.

"Seorang juara akan selalu berusaha bangkit. Marc sudah menunjukkan keberaniannya. Toh, masih ada 11 balapan lagi dan Honda takkan menyerah begitu saja," ucap Puig.

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved