Breaking News:

Advertorial

Bangka Barat Zona Hijau Covid-19, Markus Minta Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Kabupaten Bangka Barat menjadi salah satu dari 94 daerah se-Indonesia yang masuk kategori zona hijau

Ist
Bupati Bangka Barat, Markus, SH 

BANGKAPOS.COM- Satuan Tugas Covid-19 merilis daftar zonasi risiko penularan covid-19.

Dalam laporan yang diakses di https:/covid.19.go.id pada Selasa 28 Juli 2020 pukul 15.00 Wib, Kabupaten Bangka Barat menjadi salah satu dari 94 daerah se-Indonesia yang masuk kategori zona hijau setelah sebelumnya terdampak covid-19.

Peta risiko sebaran Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berdasarkan data yang diakses pada https:/Covid-19.go.id
Peta risiko sebaran Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berdasarkan data yang diakses pada https:/Covid-19.go.id (Ist)

Atas prestasi tersebut, Bupati Bangka Barat Markus SH mengajak masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru (new normal) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan agar hidup lebih sehat meskipun Bangka Barat kini berada dalam zona hijau.

Demikian disampaikan orang nomor satu di bumi sejiran setason itu dalam sambutan saat menyerahkan paket sembako pasar murah tahap III di kelurahan Menjelang kecamatan Muntok, Selasa (28/7) siang.

"Kita patut bersyukur karena atas kerja keras tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Bangka Barat dan stakeholder terkait serta dukungan penuh masyarakat, akhirnya Bangka Barat yang kita cintai ini ditetapkan sebagai daerah dengan status zona hijau. Ini harus kita pertahankan bersama dengan mempraktikkan kebiasaan baru dimulai dari diri sendiri, keluarga di rumah, dan di ruang-ruang publik seperti rumah ibadah, pasar dan tempat-tempat lain," kata Markus.

Bupati Markus saat menyerahkan paket sembako pasar murah di kelurahan Keranggan Muntok.
Bupati Markus saat menyerahkan paket sembako pasar murah di kelurahan Keranggan Muntok. (Ist)

Lebih jauh kata Markus, atas prestasi Pemkab Bangka Barat menjadi daerah zona hijau Covid-19 serta pengelolaan keuangan yang dinilai baik, maka pemerintah pusat melalui Kementrian Keuangan mengalokasikan kucuran Dana Insentif Daerah (DID) senilai Rp11, 9 Miliar untuk Pemkab Bangka Barat bedasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 87 tahun 2020.

Untuk diketahui, ada empat kategori zona wilayah terkait Covid-19 ini. Yakni, zona hijau yang berarti daerah tanpa corona, zona kuning artinya penyebaran Covid-19 rendah, zona oranye menandakan daerah dengan risiko sedang, dan zona merah berarti wilayah dengan risiko penyebaran corona tinggi. (*)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved