Breaking News:

Hadiri Pasar Murah Tahap III, Markus Disambut Hangat Warga Rambat dan Mayang

Bupati Bangka Barat Markus SH menyambangi desa Rambat dan desa Mayang di Kecamatan Simpang Teritip

Editor: nurhayati
Ist
Bupati Markus didampingi Camat Simpang Teritip Wasino menyerahkan paket sembako pasar murah untuk warga desa Mayang, Selasa pagi. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Bupati Bangka Barat Markus SH menyambangi desa Rambat dan desa Mayang di Kecamatan Simpang Teritip, Selasa (28/7).

Kehadiran orang nomor satu di bumi sejiran setason untuk menyerahkan secara simbolis paket sembako pasar murah tahap 3 itu disambut hangat masyarakat setempat.

Rusmadi, warga RT II desa Rambat mengaku bangga dengan sosok pemimpin seperti Bupati Markus.

Dia menilai Markus sosok pemimpin yang selalu peduli dan tak pernah lelah menyapa rakyat dengan turun langsung ke lapangan memastikan setiap bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Foto bersama masyarakat desa Rambat sesaat usai penyerahan sembako pasar murah
Foto bersama masyarakat desa Rambat sesaat usai penyerahan sembako pasar murah (Ist)

"Sebagai masyarakat biasa, kami bangga punya pemimpin seperti ini yang rela hadir dalam kesusahan kami. Semoga perhatian dan kepedulian Pak Bupati Markus bagi masyarakat akan terus kami rasakan di masa mendatang," kata Rusmadi, Selasa pagi.

Senada disampaikan Lastri, warga desa Mayang. Ibu tiga anak itu mengungkapkan kegembiraannya bisa terbantu lewat program pasar sembako murah tahap III yang digelar Pemkab Bangka Barat melalui Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian.

"Alhamdulilah kita sangat dibantu apalagi sebentar lagi akan merayakan Idul Adha. Semoga pemerintah kita terus peduli dengan masyarakatnya yang memang secara ekonomi kurang mampu," tukas Lastri di balai desa Mayang.

Sementara Bupati Markus dalam sambutannya menyampaikan program pasar sembako murah yang digulirkan Pemda Bangka Barat merupakan salah satu upaya meringankan beban warga terdampak covid-19 saat ini.

"Dalam pasar murah ini Pemda jual rugi karena harusnya harga Rp 135 ribu tapi kita jual hanya Rp 30 ribu saja. Tapi tidak apa-apa demi bantu masyarakat apalagi sebentar lagi akan merayakan Idul Adha," imbuh Markus.

Bupati Markus tampak berdialog hangat dengan seorang warga desa Rambat di sela penyerahan paket sembako murah, Selasa pagi.
Bupati Markus tampak berdialog hangat dengan seorang warga desa Rambat di sela penyerahan paket sembako murah, Selasa pagi. (Ist)

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian (DKUP) Bangka Barat Drs. M. Zakaria menjelaskan hingga saat ini Pemda melalui DKUP telah menggelar program sembako murah untuk masyarakat sebanyak tiga tahap yang dimulai sejak bulan Mei hingga Juli 2020.

"Dalam setiap tahap tersebut kita salurkan total ada 6.600 paket yang kita distribusikan masing-masing 100 paket ke tiap desa/kelurahan. Sehingga selama tiga tahap ini kita telah mendistribusikan sebanyak 19.800 paket sembako untuk masyarakat di semua desa dan kelurahan se-Bangka Barat," jelas Zakaria.

Sama seperti tahap sebelumnya, paket sembako pasar murah yang dijual di tahap ketiga ini terdiri dari beras premium 5kg, gula pasir 1kg, minyak goreng 2 liter, serta mie instan 12 bungkus.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved