Breaking News:

Berita Sungailiat

Kecamatan Mendo Barat Masuk Zona Kuning Penyalahgunaan Narkotika, Peredarannya Masuk Hingga ke Desa

Zona kuning yang dimaksud mengingat adanya beberapa indikasi terjadinya peredaraan narkotika di sejumlah desa di kecamatan ini.

Penulis: Fery Laskari | Editor: Hendra
Istimewa
Kepala BNN Bangka, Eka Agustina (baju putih) menyampaikan materi penyuluhan di Acara Diseminasi P4GN di Kantor Camat Mendobarat Bangka, Senin (26/7/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hasil pemetaan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka, Kecamatan Mendo Barat masuk zona kuning penyalahgunaan narkotika.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala BNN Kabupaten Bangka, Eka Agustina kepada Bangka Pos, Selasa (28/7/2020).

"Kecamatan Mendobarat masuk zona kuning atau yellow zone. Atas hasil tersebut, maka Mendobarat membutuhkan perhatian lebih guna menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Maka sebagai bentuk pencegahan dan perhatian, kami (BNN) hadir di tengah masyarakat Mendobarat," kata Eka Agustina, saat memberikan keterangan pers, Selasa (28/7/2020) didampingi Staf Humas BNN Bangka, R Bembie AP.

Zona kuning yang dimaksud mengingat adanya beberapa indikasi terjadinya peredaraan narkotika di sejumlah desa di kecamatan ini.

"Kita (BNN) sudah mendata, survei dan menginput sesuai dengan pengamatan di lapangan. Hasilnya lumayan mengagetkan, ada beberapa wilayah di Kecamatan Mendobarat masuk zona kuning penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba," tambahnya.

Masuknya barang haram di kecamatan ini menurut Eka dipengaruhi beberapa faktor, antara lain jalur lintas pelabuhan yang cukup strategis.

"Hal tersebut didukung dengan mudahnya akses ke pelabuhan di Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, Pelabuhan Tikus Desa Penagan Mendobarat Bangka dan jalur tikus lainnya sehingga sulit untuk dideteksi oleh aparat kepolisian maupun BNN," kata Eka.

Tak heran jika kemudian Mendobarat disinyalir menjadi sasaran empuk bagi para pelaku pemasok Narkoba dari luar Pulau Bangka. Apalagi permintaan barang memabukan itu diprediksikan meningkat di kecamatan ini.

"Sehingga hal tersebut menjadi kesempatan emas bagi para bandar Narkoba dalam menjalankan bisnis gelapnya. Itu artinya, Mendobarat berpeluang sebagai wilayah yang sangat rawan bila tidak segera ditangani dan di benah dalam hal pencegahan penyalahgunaan maupun peredaran gelap Narkoba," katanya.

Sementara itu, sehari sebelumnya, Senin (27/7/2020) telah dilaksanakan diseminasi informasi seputar pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, peredaran gelap narkotika (P4GN) di Kantor Camat Mendobarat Bangka.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Kepala BNN Bangka Eka Agustina dan Kasat Binmas AKP Agus Widodo.

Acara diseminasi oleh BNN Bangka diikuti oleh perwakilan kelompok masyarakat, organisasi pemuda kreatif, majelis taklim hingga perwakilan kantor kecamatan dan desa setempat.

(bangkapos.com/ferylaskari).

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved