Breaking News:

Mimpi Jadi Nyonya Konglomerat Batal, Janda Anak Tiga Tuntut Biro Jodoh ke Pengadilan Ini Alasannya

Mimpi Jadi Nyonya Konglomerat Batal, Janda Anak Tiga Tuntut Biro Jodoh ke Pengadilan Ini Alasannya

blogspot
Ilustrasi janda muda 

Mimpi Jadi Nyonya Konglomerat Batal, Janda Anak Tiga Tuntut Biro Jodoh ke Pengadilan Ini Alasannya

BANGKAPOS.COM--Bagi para jomblo, biro jodoh mungkin bukan sesuatu yang asing lagi di kehidupan mereka.

Bisa jadi biro jodoh adalah salah satu cara andalan para jomblo untuk mencari pasangan hidup.

Terdengar memalukan, tapi tingkat keberhasilan biro jodoh untuk para jomblo lebih memuaskan ketimbang menggunakan aplikasi.

Dan mungkin saja itu yang menjadi alasan janda beranak tiga ini untuk mencari jodohnya.

Ya, seperti kebanyakan jomblo, janda beranak tiga ini menggunakan jasa biro jodoh untuk mencari pasangan hidupnya.

Kepengin naik kasta punya suami yang kaya raya, janda beranak 3 ini menyerahkan urusan asmara lewat biro jodoh.

Namun baru beberapa bulan menggunakan jasa, janda beranak 3 ini menyeret perusahaan biro jodoh ke pengadilan.

Kabarnya, janda beranak 3 itu mengaku sudah dikecewakan dengan hasil kinerja biro jodoh yang dinilai tidak mumpuni.

Sontak saja sosok janda beranak 3 ini langsung jadi sorotan publik seantero negeri.

Halaman
123
Editor: Zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved