Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Petugas Lapas Narkotika Pangkalpinang Diimbau Jalankan Kewajiban Sebagai ASN

Kegiatan penguatan terhadap regu pengamanan Lapas Narkotika Kelas IIA Kota Pangkalpinang digelar oleh Kanwil Kumham Bangka Belitung

bangkapos.com/Ramandha
Kegiatan penguatan petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  - Kegiatan penguatan terhadap regu pengamanan Lapas Narkotika Kelas IIA Kota Pangkalpinang digelar oleh Kanwil Kumham Bangka Belitung (Babel), di Lapas Narkotika Kota Pangkalpinang, Selasa (28/7/2020).

Kakanwil Kumham Bangka Belitung, Anas Saeful Anwar, usai memberikan paparannya di depan 31 orang petugas regu keamanan Lapas Narkotika Kelas IIA Kota Pangkalpinang ini mengatakan Kanwil Kumham Bangka Belitung ingin memberikan pemahaman terhadap petugas,kesadaran mereka sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN) harus terus tertanam.

Para petugas diharapkan sadar akan kewajiban mereka sebagai ASN serta larangan-larangan yang harus mereka tinggalkan pada saat melaksanakan kewajiban selaku petugas lapas.

"Jadi, jangan sampai mereka ini tidak ada penguatan, sehingga lupa apa kewajiban mereka dan akhirnya melanggar aturan. Karena apa?, Kita ini kan PNS pusat, etika dan moral dipertaruhkan ketika kita menjadi seorang ASN," jelasnya.

Namun Anas tidak memungkiri apabila tedapat pelanggaran yang diperbuat para petugas lapas, dirinya akan tetap menindak oknum bersangkutan secara tegas.

Menurutnya sejumlah sanksi telah menunggu mereka yang melakukan pelanggaran. Sesuai sanksi disiplin seorang ASN.

"Jangan mentang-mentang sudah menjadi ASN, berbuat seenaknya. Harus bangga menjadi ASN tapi juga harus mempertahankannya dengan memenuhi kewajibannya," ungkap kakanwil.

Dalam paparannya, Anas juga sempat menyinggung terkait tidak diperbolehkannya petugas lapas berhubungan dengan warga binaan permasyarakatan (WBP) selain hubungan kedinasan.

Hubungan antara pertugas lapas dengan WBP di lapas hanya sebatas hubungan disiplin pekerjaan dan tidak lebih.

"Pelanggaran tetap harus ditindaklanjuti. Petugas harus menaati aturan perundang-undangan. Jadi harus dibaca (Undang-Undang). Jadi tahu mana yang harus dipahami sebagai kewajiban," terangnya.

Ia juga berharap seluruh petugas lapas yang ada di Bangka Belitung agar dapat melaksanakan tugas sebagai ASN sebagaimana aturan dan kewajibannya.

Hal ini dengan menjunjung tinggi kehormatan negara serta bekerja dengan jujur sebagaimana yang diharuskan sebagai abdi negara.

"Laporkan kalau ada penyimpangan di dalam (lapas) ini. Lapor ke atasan. Dan atasan akan melindungi. Tapi, kalau anda lihat pelanggaran, lalu anda kerja samadi dalam kejelekkan dan kebukuran, maka akan dapat ganjarannya," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved