Idul Adha 2020

Begini Panduan Pemotongan Hewan Kurban di Luar Rumah Potong Hewan Saat Masa Pandemi Corona

Ia mengatakan, pelaksanaan pemotongan hewan kurban di luar rumah potong hewan (RPH) harus mendapat izin dari Pemerintah daerah kabupaten/kota

Ist/BNBP
Pamflet imbauan pemotongan hewan kurban di tengah Covid-19 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ketua Sekretariat Puskodalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan terdapat sejumlah imbauan terkait pelaksanaan pemotongan hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah dalam beberapa waktu mendatang.

Ia mengatakan, pelaksanaan pemotongan hewan kurban di luar rumah potong hewan (RPH) harus mendapat izin dari pemerintah daerah kabupaten/kota setempat melalui dinas yang membidangi fungsi kesehatan masyarakat.

Dilanjutkannya, pemotongan hewan kurban juga harus mengatur kepadatan dengan membatasi jumlah panitia dalam pelaksanaan pemotongan.

Selain itu, fasilitas (tempat) pemotongan hewan kurban harus dibatasai dan dihadiri hanya oleh panitia kurban.

"Jaga jarak minimal 1 meter dan tidak saling berhadapan antar petugas pada saat melakukan aktivitas pengulitan," imbau Mikron.

Mikron juga menekankan, apabila pendistribusian daging kurban ke penerima daging kurban berlangsung, diharapkan hanya dilakukan oleh panitia kurban bersangkutan.

Lebih lanjut, para panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging dan jeroan harus dibedakan. Setiap orang juga harus menggunakan alat pelindung diri (APD). Minimal dengan penggunaan masker.

"Panitia yang melakukan pengulitan, pencacahan daging dan lainnya juga harus menggunakan paling kurang masker, sarung tangan sekali pakai dan alas kaki," ingat Mikron.

Diharapkan juga, penanggungjawab kegiatan kurban agar dapat mengedukasi setiap orang untuk menghindari menyentuh muka termasuk mata, hidung, telinga dan mulut, serta menyediakan fasilitas cuci tangan saat melaksanakan tugas pemotongan hewan kurban.

Mikron juga mengingatkan agar setiap orang/panitia menghindari berjabat tangan atau kontak langsung dan memperhatikan etika batuk dan bersin.

Pembersihan tempat pemotongan dan peralatan yang digunakan, dikatakannya juga harus dilakukan dengan desinfektan serta membuang kotoran atau limbah pada tempat yang seharusnya.

"Setiap orang yang sebelumnya melakukan pemotongan hewan harus segera membersihkan diri. Harus mandi sebelum kontak langsung dengan keluarga," kata Mikron.
(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved