Berita Pangkalpinang

Edy: Jangan Sampai Kalau Sekolah Berani Buka Disebut Hebat, Kalau Terjadi Sesuatu Dicaci Maki

Eddy Supriadi mengatakan, tidak hanya harapan para siswa-siswi dan orang tua saja untuk sekolah dapat dibuka kembali, dirinya pun berharap demikian

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Dialog ruang tengah Bangka Pos yang dipandu Pimpinan Redaksi Ibnu Taufik Juwariyanto bersama Plt. Kepala Dindikbud Pangkalpinang, Eddy Supriadi dan Wahyu Kurniawan Psikolog, Rabu (29/7/2020) di Ruang Redaksi Bangka Pos 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Plt Kepala Dindikbud Pangkalpinang, Eddy Supriadi mengatakan, tidak hanya harapan para siswa-siswi dan orang tua saja untuk sekolah dapat dibuka kembali, dirinya pun berharap demikian.

"Ini masalah anak, cuma saya tugasnya hanya kepala dinas dibatasi secara regulasi, ini harus ada keputusan dari dinas yang lain, koordinasi seluruh kabupaten/kota dan Provinsi kalau mau buka harus kompak buka seluruhnya jangan buka lalu tutup lagi," kata Edy dalam Dialog Ruang Tengah bersama Pimpinan Redaksi Bangka Pos  Ibnu Taufik Juwariyanto, Rabu (29/07/2020)

Dia menyebutkan, pemerintah bisa saja menerapkan kebijakan siswa masuk sekolah, dengan minimal ada dasar kesepakatan kalau terjadi sesuatu akan menjadi tanggung jawab bersama.

"Intinya ada kekompakan seluruh Provinsi Bangka Belitung, terlalu sempit kalau kita bahasanya kewenangan, dan jangan sampai kalau sekolah berani buka disebut hebat kalau terjadi sesuatu dicaci-maki, nah ini yang tidak kita inginkan," bebernya

Edy berharap, setidaknya ada pembukaan sekolah secara bertahap di Bangka Belitung.

"Saat ini yang sangat kita pikirkan itu anak-anak kita, keadaan mereka yang kita pentingkan, bisa saja dimulai masuk sekolahnya betahap, jangan sampai mereka nanti terlalu bahagia kalau masuk sekokah langsung tiba-tiba berinteraksi erat dengan teman-teman karena sangking rindunya," jelasnya

Edy juga berharap, agar ini menjadi bahasan penting antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi hingga bahasan secara nasional, dan pusat lah yang membuat keputusan untuk pengambilan masuk sekolah para siswa-siswi.

"Intinya ini harus menjadi bahasan penting, dan segera ada keputusan dengan segala konsekwensinya, untuk mengembalikan sekolah-sekolah kita dibuka kembali, demi anak-anak kita, untuk anak-anak kita dan masa depan mereka," tegas Edy.

Dia menyebutkan, jika dibuka nanti bisa saja pihak sekolah mengatur jadwal pertemuan setiap kelas nantinya.

"Supaya bisa dikondisikan, nah ini saya pikir segera ada keputusan dan harus ada jawaban , seinovasi apapun tidak akam bisa menjawab kehancuran psikologi anak-anak kita ini," tegas Edy.

Halaman
12
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved