Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Cara Mengetahui Hewan yang Baik untuk Dikurbankan di Idul Adha, Inilah Ciri-cirinya

Secara fisik hewan kurban yang sehat bisa dilihat dari kondisi mata yang bersih, lubang telinga dan bagian belakang pembuangan kotorannya pun bersih

Bangkapos.com/Widodo
Hewan kurban sapi milik Haji Jubairi atau Badut di Ampui, Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, Rabu (29/7/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hewan ternak yang hendak dikurbankan pada saat Idul Adha haruslah berbadan sehat dan memiliki anggota tubuhnya yang lengkap serta usia yang sudah cukup.

Kepala Seksi Kesmafet Pengolahan dan Pemasaran Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Viranti menjelaskan beberapa ciri hewan yang sehat agar bisa dikurban untuk lebaran Idul Adha.

Diantaranya pada tubuh hewan tidak terdapat cacat fisik seperti kaki pincang, organnya lengkap dan cara berdiri sempurna.

Dia juga menuturkan, secara fisik hewan kurban yang sehat bisa dilihat dari kondisi mata yang bersih, lubang telinga dan bagian belakang pembuangan kotorannya pun bersih.

"Kami selalu melakukan screening hewan-hewan yang didatangkan dari luar ini. Baik fisik maupun organ dalam tubuhnya," kata Viranti, Kamis (30/7/2020).

Di menuturkan, hewan kurban baik sapi maupun kambing sebaiknya dikurban ada usia yang tepat.

Usia sapi diatas dua tahun cukup untuk dikurban, sedangkan kambing minimal usia 1,5 tahun.

Viranti mengatakan, selain pemeriksaan kondisi fisik, organ dalam tubuh hewan juga diperiksa sehingga aman dikonsumsi seusai dikurban.

Pihaknya pun selalu melakukan screening awal untuk memastikan tidk ada keluhan sesak nafas dan air liur berlebihan pada hewan.

Lanjutnya, petugas juga memeriksa bagian dalam mulut hewan.

Halaman
12
Penulis: Ira Kurniati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved