Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Cuma Tanya Tapi Tak Beli, Pedapatan Pedagang Daun Ketupat Menurun

Pedagang daun ketupat di Lapak Pasar Atrium, Pangkalpinang mengaku pendapatannya dari menjual daun ketupat untuk lebaran kali ini menurun drastis.

Bangkapos/widodo
Hasan Basri (Aseng) memperlihatkan sarung daun Ketupat yang ia jual 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Omset pedagang sarung ketupat untuk lebaran Idul Adha 2020 menurun drastis.

Hasan Basri, pedagang daun ketupat di Lapak Pasar Atrium, Pangkalpinang mengaku pendapatannya dari menjual daun ketupat untuk lebaran kali ini menurun drastis.

Dia menyebutkan, dibandingkan dengan Idul Fitri tahun ini dan hari Raya Idul Adha tahun sebelumnya mengalami penurunan.

"Banyak penurunan jika dibandingkan dengan tahun kemarin, sekitar 35 persen penurunannya," ujar Aseng kepada Bangkapos.com, Kamis (30/7/2020).

Pendapatannya rata-rata Idul Adha tahun ini hanya Rp 200.000, sedangkan tahun kemarin rata-rata diatas nominal tersebut.

Diakuinya, lebih banyak tahun kemarin peminatnya ketimbang tahun ini.

"Jika dibandingkan dengan Idul Adha tahun kemarin lebih ramai tahun kemarin. Alhamdulillah masih banyak tahun kemarin, karena tahun kemarin kan tidak ada penyakit seperti ini," katanya.

"Kadang ada yang cuma nanya tidak beli, tapi tidak apa-apa," lanjutnya.

Senada, Sidiq pedagang sarung daun ketupat di Jl Trem Kota Pangkalpinang juga menyebutkan hal yang sama.

"Lebih ramai tahun kemarin jika dibandingkan tahun ini untuk peminat daun ketupat," katanya, Kamis (30/7/2020).

Diakatakannya, sepi pembeli dikarenakan dampak covid-19 yang telah menyebar ke wilayah termasuk Bangka Belitung.

Dikatakannya juga, dibandingkan dengan Idul Adha lebih ramai Idul Fitri.

(Bangkapos.com/Widodo)

Penulis: Widodo
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved