Berita Bangka Barat

Didorong BPJ, Angkasa Pura II Kucurkan Dana CSR Rp 50 Juta di Desa Simpang Yul

Desa Simpang Yul, saat ini memang sedang membangun masjid yang diberi nama Masjid Al Huda. PT Angkasa Pura II memberi bantuan Rp 50 juta.

(Foto Ist/Pihak Desa Simpang Yul Tempilan)
Perwakilan penerima bantuan CSR dari Angkasa Pura II memperlihatkan simbolis dana bantuan yang diterima. 

BANGKAPO.COM, BANGKA -- Kepala Desa Simpang Yul, Tempilang, Bangka Barat, Fathurrohim bersyukur karena merasa sangat terbantu oleh Anggota DPR RI Bambang Patijaya yang biasa disapa BPJ.

"Berkat bantuan politisi asal Partai Golkar itu, desanya bisa mengakses dana bantuan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) atau Corporate Social Responsibility dari PT Angkasa Pura II (Persero)," kata Fathurrohim dalam rilis, Rabu (29/7/2020).

Diakuinya, Desa Simpang Yul, saat ini memang sedang membangun masjid yang diberi nama Masjid Al Huda. PT Angkasa Pura II memberi bantuan Rp 50 juta.

Secara simbolis, bantuan itu bahkan disampaikan langsung oleh Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II, Wiweko Probojakti.

Petinggi BUMN pengelola 19 bandara di Indonesia itu datang dari Jakarta untuk menyampaikan bantuan yang diserahkan pada Rabu, 29 Juli 2020 di halaman TPA yang bersebelahan dengan Masjid Al Huda, Simpang Yul.

Untuk Kepulauan Bangka Belitung, secara total PT Angkasa Pura II memberi bantuan Rp 300 juta.

Selain kepada Masjid Al Huda Simpang Yul yang mendapat Rp 50 juta, juga diberikan untuk Pembuatan gedung laboratorium dan sarana pendukung (meubelair) SMP Negeri 1 Pongok, Bangka Selatan, senilai R0 50 juta. Lalu, bantuan senilai Rp 100 juta diberikan untuk pembangunan Masjid Al Munawarroh, Desa Mentigi, Belitung.

Dan, senilai Rp 100 juta untuk bantuan peralatan komputer Yayasan Pendidikan Kosgoro.

Tentang alur kucuran bantuan dana CSR itu sehingga bisa terhubung dengan Angkasa Pura II, Bambang Patijaya pun mengemukakannya.

"Di akhir 2019, saya dihubungi Pak Heryawandi, dia bilang Desa Simpang Yul ingin minta dibantu. Saya bilang coba diajukan saja. Di akhir Februari, dibuatlah proposal itu. Kami ajukan ke Kementerian BUMN, siapa yang mau bantu. Akhirnya diarahkanlah ke Angkasa Pura," ujar BPJ.

Hal yang tak kalah menarik, saat BPJ menceritakan tentang ikhwal bantuan untuk SMP 1 Pongok.

Halaman
12
Editor: Hendra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved