Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Heboh Warga Pangkalpinang Temukan Ular Piton 1,5 Meter Menggantung di Pintu Kantor Notaris

Warga terkejut melihat ular piton 1,5 meter tergantung di depan pintu Kantor Notaris Kelurahan Rawa Bangun Taman Sari, Kota Pangkalpinang

Istimewa
Screenshot Video Agung Sadega 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Warga terkejut melihat ular piton sepanjang 1,5 meter menggantung di depan pintu Kantor Notaris Yonita Kaspiadiyanti di Jalan Abddullah Addary No 124, Kelurahan Rawa Bangun, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang, Rabu (29/087) kemarin

Berdasarkan penuturan Ani (39) pemilik toko sembako yang bersebelahan dengan kantor notaris, ular piton itu ditemukan menggantung sejak 17.00 sore.

Toko atau kantor yang tergantung Ular Piton di Pintu Kantor Notaris Yonita Kaspiadiyanti
Toko atau kantor yang tergantung Ular Piton di Pintu Kantor Notaris Yonita Kaspiadiyanti (bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Ani tak menyadari bahwa di sebelah tokonya ada ular, ia baru menyadari setelah ada warga yang melintas di  jalan tersebut lalu menjerit heboh ada ular yang menggantung di sebelah tokonya.

"Awalnya yang saya tau kedua orang dalam kantor tersebut kesulitan menutup pintu (rolling door) kantor itu, pintunya keras susah ditutup gitu," ujar Ani saat ditemui Bangkapos.com di tokonya, Kamis (30/07/2020)

Setelah mendengar teriakan warga ada ular tergantung, Ani beranjak keluar dan berusaha meminta pertolongan warga lain serta suaminya untuk mengamankan ular piton.

Screenshot Video Agung Sadega
Screenshot Video Agung Sadega (Istimewa)

Setelah dilakukan evakuasi, ular piton diturunkan dalam keadaan mati diduga karena terjepit pintu kantor.

"Jadi setelah dibuka kepalanya terjepit di pintu rolling door kantor itu makanya ia tergantung keluar seperti itu," bebernya

Ani menyebut di daerah sekitarnya atau tepat di belakang toko mereka memang kerap kali muncul ular.

"Kalau sering tu tidak juga namun ada beberapa kali. Setaun yang lalu di pintu toko saya juga ada tapi bukan ular piton tapi ular kecil, kadang suka ada kejawak juga," jelasnya

Menurutnya binatang raptil tersebut bisa datang dari belakang bandar sebab termasuk aliran Sungai Rangkui.

Halaman
1234
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved