Breaking News:

Idul Adha 2020

Penjual Daun Ketupat Musiman Akui Pendapatan Tak Menentu

Di antara penjual daun ketupat Hasan Basri atau Aseng warga Air Itam Kota Pangkalpinang baru 3 hari menjelang lebaran menjual daun ketupat.

Bangkapos.com/Widodo
Hasan Basri (Aseng) memperlihatkan ketupat jualannya yang ada di lapak dekat pasar Atrium Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Menjelang Hari Raya banyak bermunculan penjual daun Ketupat yang sudah dibuat.

Di antara penjual daun ketupat Hasan Basri atau Aseng warga Air Itam Kota Pangkalpinang baru 3 hari menjelang lebaran menjual daun ketupat.

Dia menyebutkan pendapatan per hari dalam berjualan sarung daun ketupat tidak menentu.

"Penghasilan sehari pendapatan dari sarung daun ketupat tidak menentu, kadang walaupun ramai suasana jelang lebaran masih sepi pembeli," katanya kepada Bangkapos.com, Kamis (30/7/2020).

"Kadang dapat Rp 200.000 masih kotor belum dipotong sama yang bayar yang punya pohon kelapa. Kalau bersih seratus lebih dapatnya. Tapi Alhamdulillah walaupun kecil uangnya yang penting halal," ucapnya.

Sidiq penjual sarung daun ketupat di Pasar Atrium, Kamis (30/7/2020)
Sidiq penjual sarung daun ketupat di Pasar Atrium, Kamis (30/7/2020) (bangkapos.com/widodo)

Daun kelapa tersebut didapatkan olehnya di di Tanjung Bunga Air Itam kemudian membeli satu pohon kelapa untuk mengambil daun kelapa dengan harga Rp 15.000 untuk pemilik pohon.

Aseng mulai berjualan dari pukul 04.30-14.30 WIB.

Daun ketupat tersebut dibuat sendiri oleh Aseng ditempat jualannya.

"Kalau kita jualan seperti ini tidak bisa jualan mahal. Apalagi sekarang sudah mendekati lebaran. Satu ikat isi 10 dijual Rp 10.000," katanya.

"Semakin banyak orang beli semakin murah, misalnya orang beli dua ikat Rp 15.000. Kalau mereka beli 4 ikat juga bisa kasih Rp25.000 karena kan kalau tidak laku akan terbuang juga," ucapnya.

Diakuinya dari pagi sampai siang penghasilan dari jualan daun ketupat belum sampai Rp 100.000.

Halaman
12
Penulis: Widodo
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved