Berita Bangka Selatan

Rapat Paripurna Dibatalkan Meski Sekda Wakili Bupati Bangka Selatan

Mendapat mandat untuk hadir dalam pelaksanaan Rapat Paripurna di Kantor DPRD Bangka Selatan, Achmad Ansyori akui dirinya hanya menjalankan tugas.

bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Pelaksanaan Rapat Paripurna sebelum dibubarkan lantaran tidak hadirnya Bupati Bangka Selatan maupun Wakil Bupati Bangka Selatan pada Kamis, (30/7/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Mendapat mandat untuk hadir dalam pelaksanaan Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Achmad Ansyori akui dirinya hanya menjalankan tugas.

Menurut Achmad Ansyori dalam pelaskanaan Rapat Paripurna mengenai Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 dirinya hanya menjalankan amanah mengenai delegasi kepadanya untuk hadir pada Kamis, (30/7/2020).

"Pak Bupati berhalangan hadir karena saat ini beliau masih berada di Jakarta dan saya ditunjuk untuk menghadiri rapat kali ini," ujar Achmad Ansyori.

Achmad Ansyori juga mengakui jika sebelum pelaksanaan Rapat Paripurna dirinya sudah menghubungi Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer jika dirinya akan hadir karena telah mendapatkan delegasi.

"Dalam sistem pemerintahan ini biasa terjadi dan akan tetap kita ikuti prosesnya," tukasnya.

Muzani Abdullah Akui Kecewa

Pelaksanaan Rapat Paripurna mengenai Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 terpaksa dibatalkan lantaran tidak hadirnya Bupati Bangka Selatan maupun Wakil Bupati Bangka Selatan .

Selaku Pimpinan Rapat Paripurna yang berlangsung pada Kamis, (30/7/2020), Muzani Abdullah mengakui pembatalan pelaksanaan rapat dikarenakan kekecewaan dan kekesalan anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan karena tidak hadirnya Bupati Bangka Selatan dan Wakil Bupati Bangka Selatan.

Kekecewaan anggota lanjut Muzani dikarenakan ketidakhadiran Bupati Bangka Selatan Justiar Noer, bukannya dimandatkan ke Wakil Bupati Bangka Selatan yakni Riza Herdavid namun malah memandatkan rapat kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Achmad Ansyori.

"Kalau memang Pak Justiar Noer berhalangan hadir maka bisa memberikan mandat kepada Wakil Bupati namun ternyata yang datang malah Pak Sekda," ujar Muzani yang juga merupakan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bangka Selatan.

Muzani turut menyayangkan tindakan Bupati Bangka Selatan yang selalu menyerahkan mandat kepada sekda seolah-olah lembaga ini (DPRD Kabupaten Bangka Selatan) tidak penting.

Kondisi seperti ini lanjut Muzani bukanlah kali pertamanya terjadi namun kedua kalinya sehingga Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan merasa sangat kecewa.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved