Breaking News:

Terungkap Cara Pelaku Fetish 'Kain Jarik' Ternyata Pernah Diarak Warga Karena Asusila di Indekos

Terungkap Cara Pelaku Fetish 'Kain Jarik' Ternyata Pernah Diarak Warga Karena Asusila di Indekos

Twitter @m_fikris
Viral di media sosial unggahan fetish kain jarik yang dilakukan mahasiswa PTN di Surabaya. 

"Kejadian sekitar tahun 2018, dia pernah ke-gap (Ketahuan) sama warga. Akhirnya sama warga diarak dengan membentangkan tulisan saya tidak akan mengulangi lagi. Kayaknya kasusnya sama tali-menali," ujar Adnan Guntur.

Adnan menjelaskan, G dikenal seorang biseksual di lingkungan kampus.

G bahkan kerap mencari calon korban dengan mengincar mahasiswa baru.

"Saya cerita dari latar belakang pelaku, dia memang benar mahasiswa sini bisa dibilang mahasiswa tua angkatan 2015. Dan track recordnya dari dulu seperti itu. Pas saya masih maba, angkatan saya mengeluhkan kalau didekati."

tribunnews

"Teman-teman angkatannya tahu kok kalau dia memang gay. Sudah terkenal gitu," imbuhnya.

Untuk bisa berkomunikasi dengan calon korban, biasanya G melakukan pendekatan lewat media sosial.

"Kalau ada maba yang dianggap menarik diincar sama dia dicari Instagramnya ngajak follow back terus dm minta nomor Whatsapp," beber Adnan Guntur.

Saat akan melakukan eksekusi, G selalu menggunakan modus yang sama yakni meminta calon korban membantunya untuk melakukan fetish jarik berkedok riset.

Dikenal cukup terbuka soal biseksual

Halaman
1234
Editor: Zulkodri
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved