Breaking News:

Berita Kriminalitas

Cabuli Dua Anak di Bawah Umur, Kakek Pelaku Pencabulan Berikan Uang Rp 5.000 Sebagai Imbalan

Nasib kakek usia 77 tahun asal Kecamatan Belinyu Bangka, berinisial RM, diduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur di ujung tanduk.

Penulis: Fery Laskari | Editor: nurhayati
Bangkapos.com
Ilustrasi anak korban pencabulan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Nasib kakek usia 77 tahun asal Kecamatan Belinyu Bangka, berinisial RM, diduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur di ujung tanduk.

Perkaranya berlanjut seiring keluarnya surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) yang dilayangkan Penyidik Polsek Belinyu ke Penuntut Umum Kantor Kejaksaan Negeri Bangka di Belinyu (Cabajari Belinyu), pasca penangkapan tersangka pelaku pencabulan.

Kepala Kantor Cabjari Belinyu, Fariz Oktan dikonfirmasi Bangkapos.com, Senin (3/8/2020) mengatakan, perkara itu belum dilakukan penuntutan oleh pihaknya karena masih ditangani oleh pihak penyidik kepolisian sektor setempat.

Hingga Senin (3/8/2020), informasi penyidik kepolisian ke pihak kejaksaan menyatakan, proses penyidikan masih berlangsung.

Intinya kata Fariz, sudah dikeluarkan SPDP pertanda dimulainya proses hukum pada tersangka pelaku, RM (77).

"SPDP itu surat pemberitahuan dimulainya penyidikan. Penyidik masih melakukan penyidikan, memeriksa saksi-saksi, ahli dan memeriksa terdakwa (tersangka -red). Berkasnya belum dikirim ke penuntut umum," kata Fariz Oktan.

Dilansir pada edisi sebelumnya disebutkan, seorang kakek berusia 77 tahun, warga Kecamatan Belinyu Bangka, inisial RM alias TK alias AB, jadi tersangka pencabulan anak di bawah umur.

Pria ini diamankan polisi atas tuduhan mencabuli dua orang bocah perempuan usia bawah umur.

Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan diwakili Kabag Ops AKP Teguh Setiawan sebelumnya kepada Bangka Pos, Kamis (23/7/2020) menjelaskan kronologis penangkapan pelaku.

Kasus ini bermula dari adanya laporan pihak korban ke pihak kepolisian pada Rabu (22/7/2020) sekira jam 11.05 WIB. "Laporan ditindak-lanjuti dan pelaku berhasil diamankan," kata Kabag Ops AKP Teguh Setiawan, Kamis (23/7/2020).

Sementara itu korban merupakan sosok bocah perempuan, sebut saja namanya Mawar (9) dan Melati (7).

Korban tinggal di satu desa di Kecamatan Belinyu Bangka, satu desa dengan pelaku. Berdasarkan keterangan korban kepada pihak kepolisian diketahui, perbuatan tak senonoh pelaku terjadi di rumah pelaku.

"Kronologis kejadian bermula pada Senin 20 Juli 2020 sekira pukul 10.30 WIB di rumah pelaku RM alias TK alias AB di Kecamatan Belinyu. Ketika itu diduga pelaku melakukan pencabulan terhadap dua orang anak atau korban usia bawah umur," kata Teguh seraya menyebutkan, tersangka pelaku diduga setelah mencabuli korban, kemudian pelaku memberikan uang Rp 5.000 sebagai imbalan atau uang tutup mulut.

(Bangkapos.com/Fery Laskari)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved