Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemprov Bangka Belitung Luncurkan Aplikasi Pasaryo, Belanja Mudah dari Rumah

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung meluncurkan aplikasi Pasaryo yang bisa digunakan untuk belanja kebutuhan barang pokok yang ada di pasar

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Direktur BUMD PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (BBBS), Saparudin, menunjukkan aplikasi Pasaryo dari handphonenya ke para awak media, pada Senin (3/8/2020) ditempat kerjanya 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pemerintah Provinsi Bangka Belitung meluncurkan aplikasi Pasaryo yang bisa digunakan untuk belanja kebutuhan barang pokok yang ada di pasar hanya dari rumah.

Aplikasi ini diciptakan oleh putra daerah bernama Lukman yang merupakan alumni Telkom University, menciptakan aplikasi untuk membantu masyarakat berbelanja dengan online dari rumah.

Direktur BUMD PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (BBBS), Saparudin, menjelaskan, awal dibuatnya aplikasi ini berkaitan dengan Covid-19, yang mengharuskan masyarakat tidak berkumpul berkerumun pergi ke pasar.

"Awalnya sama kita siapkan terkait dengan Covid-19, baik dari sisi penanganya dan dari sisi di era new normal bagaimana tetap menjaga protokol kesehatan, seperti jaga jarak, jadi kita pikirkan, bagaimana untuk berbelanja di pasar, tanpa harus pergi ke pasar," jelas Saparudin kepada Bangkapos.com, Senin (3/8/2020) ditempat kerjanya.

Prof Udin panggilan akrabnya, menambahkan aplikasi yang diciptakan oleh milenial asal Babel ini, bisa di download melalui play store pada handphone android agar bisa mengaksesnya.

"Kita kembali ajak milenial asal Bangka yang mau untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini akhirnya kita ada, namanya Lukman alumni Telkom University dia bantu kita saya bimbing kita bikin aplikasi Pasaryo. Aplikasi ini di khususkan untuk pasar tradisional, sementara pedagang ini masih banyak ibu-ibu dan bapak-bapak memang belum begitu paham menggunakanya namun kita mulai melakukan edukasinya," jelasnya.

Dia menambahkan untuk saat ini, aplikasi Pasaryo, hanya disiapkan untuk kebutuhan yang ada di Pasar Pagi Kota Pangkalpinang, belum ke pasar-pasar lainya yang ada di Provinsi Babel.

"Setiap pasar ada boots khusus sekarang kita siapkan di pasar pagi, pasar pagi hampir dua bulan kita menyiapkan pedagang sekitar 50 orang dan termasuk drivernya sudah disiapkan dan pelanggan ada rata-rata yang mendownload 170-an orang, ini khusus pasar pagi, dengan jarak areanya 20 kilo meter," ungkap Udin.

Dia menambahkan setiap pedagang yang ada di aplikasi Pasaryo, harus diberi nama terkait tokonya, semua diberi nama agar lapak penjual bisa diketahui oleh driver dan barang apa saja yang ada dijualnya.

"Spesialnya lapak kaki lima ini menjual segala macam di pasar tradisional sehingga mereka harus ada nama, selain itu mereka juga harus bantu instal, apabila mereka ada permasalahan kita temui di tempat yang sudah disiapkan. Selain itu pedagang juga diminta untuk mengupdate harga barang yang dijualnya," jelas Udin.

Dia mengatakan tentunya banyak manfaat yang didapatkan dari aplikasi Pasaryo ini baik bagi penjual dan pembelinya, dalam mendapatkan barang pokok sehari-hari yang banyak dibutuhkan tanpa harus ke pasar, selain itu biaya ongkir untuk drivernya hanya Rp 8.000 hingga Rp 10.000 saja.

"Tentu bagi pembeli manfaat sekali mereka belanja tidak mungkin tiap hari mereka belanja lewat Pasaryo, bagi mereka bermanfaat tidak perlu pergi ke pasar dan bayarnya ketika barang sudah ada di rumah, atau sistem bayar COD, driver kita latih. Lalu juga mengurangi aktivitas orang di pasar pertemuan orang dan pedagang, mereka hanya perlu lewat aplikasi, kalau dari beberapa pelanggan saya tanya menggunakan ini sangat mudah dan sederhana enak termasuk istri saya belanja lewat situ," kata Udin. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved