Breaking News:

Berita Bangka Selatan

18 Tahanan Kejari Bangka Selatan Jalani Pemeriksaan Rapid Test Sebelum Dipindahkan ke Lapas Narkoba

18 tahanan menuju Lapas Narkotika Pangkalpinang dan Lapas Bukit Semut, Kejaksaan Negeri Bangka Selatan melakukan rapit test

Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Pelaksanaan Rapid Test kepada tahanan Rutan Mapolres Bangka Selatan sebelum dikirim ke Lapas Narkotika di Pangkalpinang dan Lapas Bukit Semut pada Selasa, (4/8/2020) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sebelum melakukan pengiriman 18 tahanan menuju Lapas Narkotika Pangkalpinang dan Lapas Bukit Semut, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangka Selatan terlebih dulu melakukan pemeriksaan rapid test kepada para tahanan bersangkutan.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Kabupaten Bangka Selatan, Denny menyebutkan pelaksanaan rapid test dilakukan untuk mengetahui kondisi tahanan sebelum dikirim ke lembaga pemasyarakatan (lapas).

"Sebelum tahanan ini kita bawa ke lapas, kami terlebih dulu meminta bantuan kepada tim medis kesehatan Kabupaten Bangka Selatan untuk merapid tahanan sehingga kita bisa pastikan kondisi tahanan," jelas Denny pada Selasa, (4/8/2020).

Pelaksanaan rapid test sendiri dilakukan di Ruang Rapat Rajawali Mapolres Bangka Selatan.

Untuk hasilnya, Denny menegaskan jika 18 tahanan setelah dirapid dinyatakan non reaktif dan diperbolehkan untuk dikirim ke lapas.

"Untuk hasilnya, semua non reaktif sehingga 18 tahanan ini kita kirim ke lapas dan sesuai dengan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19," kata Denny.

18 Tahanan Dipindahkan

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangka Selatan melakukan pengiriman 18 tahanan ke Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Bukit Semut dan Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Narkotika Pangkalpinang. Selasa, (4/8/2020).

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Kabupaten Bangka Selatan, Denny menyebutkan pengiriman 18 tahanan ini dilakukan sebagai tindak lanjut terhadap tersangka yang proses persidangannya telah putus atau inkrah.

"Pengiriman tahanan yang kami lakukan hari ini sebanyak 18 orang dimana sebanyak 7 tahanan dibawa ke Lapas Narkotika di Pangkalpinang dan 11 tahanan lainnya dibawa ke Lapas Bukit Semut," jelas Denny.

Denny melanjutkan dari 18 tahanan ini, kasus yang paling dominan yakni kasus narkotika disusul dengan kasus pencurian, penganiayaan dan senjata tajam.

Lebih lanjut Denny menyebutkan pengiriman tahanan ke lapas juga dilakukan sebagai langkah mengantisipasi penumpukan atau kelebihan muatan (overload) di Rumah Tahanan Mapolres Bangka Selatan.

"Pengiriman ini juga kami lakukan mengingat adanya keterbatasan di Rutan Mapolres Bangka Selatan, untuk menghindari overload kami mengirim tahanan ke lapas," imbuhnya.

Adapun proses pengiriman 18 tahanan oleh Kejari Kabupaten Bangka Selatan dibantu oleh pihak Kepolisian Resor Bangka Selatan dengan menggunakan bus milik Polres Bangka Selatan.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved