Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Ini Penjelasan Pihak RSUD Marsidi Judono Terkait Akurasi Hasil Swab JD Anggota DPRD Belitung

Hasil swab tenggorokan Anggota DPRD Belitung berinisial JD yang dilakukan pihak RSUD H Marsidi Judono Belitung Rabu (5/8/2020)positif terinfeksi Covid

BANGKA POS/RESHA JUHARI
DIJEMPUT - Seorang anggota DPRD dari Belitung (mengenakan jaket) memasuki mobil ambulance di salah satu Hotel di Kota Pangkalpinang, Minggu (2/8/2020). Anggota DPRD itu dijemput oleh Tim Satgas Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Bangka Belitung karena terkonfirmasi positif Covid-19. 

BANGKAPOS.COM--Hasil swab tenggorokan Anggota DPRD Belitung berinisial JD yang dilakukan pihak RSUD H Marsidi Judono Belitung Rabu (5/8/2020)  positif terinfeksi Covid-19 menjadi polemik.

Pasalnya setelah diperiksa kedua hasil swab dan  sistem metode PCR di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada Selasa (6/8/2020) ternyata negatif.

Tentu saja akurasi alat untuk pengujian swab tenggorokan di RSUD H Marsidi Judono Belitung, Rabu (5/8/2020) banyak menuai pertanyaan, setelah hasil swab tenggorokan JD dinyatakan negatif, dengan sistem metode PCR di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Kepala Instalasi Laboratorium RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung dr Titik Handayani Tanujaya SpPK mengatakan, untuk akurasi terhadap pendeteksian seorang terjangkit Covid-19, sama seperti alat pengujian swab tenggorokan yang ada di Laboratorium Biomedis Kesehatan di Jakarta dan Laboratorium Kesehatan Provinsi Babel.

Lantaran untuk peralatan ini, sudah dilakukan uji coba dan sudah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tertanggal 15 Juni 2020 lalu.

Uji Swab Kedua Anggota DPRD Belitung Negatif Covid-19, Ini Penjelasan Gugus Tugas Bangka Belitung

Uji coba terhadap akurasi alat tersebut, dengan melakukan pengujian terhadap 5 sampel pasien positif covid-19, dan 10 sampel pasien negatif covid-19.

"Sampel itu di ambil di waktu yang bersama, satu dilakukan pengujian di RSUD (Belitung) nah satu nya lagi di Laboratorium Biomedis Kesehatan di Jakarta, dan hasilnya sama," jelas Titik kepada Posbelitung.co, Rabu (5/8/2020).

Untuk alat uji swab tenggorokan di RSUD H Marsidi Judono Belitung, kata dia, sebetulnya sudah ada sejak tahun 2006 lalu.

Setiap tahun alat ini dikalibrasi. Hanya saja untuk alat pengujian swab tenggorokan ini, di sebut dengan TCM.

"Perbedaan nya dengan PCR, itu kalau TCM ini dia sistem nya close sistem menggunakan cartridge. Kalau PCR seperti di provinsi dan Labankes di Jakarta, itu sistemnya open menggunakan reaken, ya istilahnya di luar," ungkap Titik.

BREAKING NEWS: JD Negatif Covid-19, DPRD Belitung Bakal Lakukan Langkah Ini

Halaman
123
Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved