Breaking News:

Beirut Luluh Lantak dalam Sekejap, Ledakan Diduga dari 2.750 Ton Amonium Nitrat Setara Gempa 3,3 SR

Luluh Lantahkan Seluruh Kota dalam Sekejab, Ledakan Besar di Beirut Diduga dari 2.750 Ton Amonium Nitrat, 'Itu Setara Dengan Gempa 3,3 Magnitudo'

kolase Kompas.com
Ledakan di Beirut, Lebanon. 

BANGKAPOS.COM - Saat ini, Beirut dan Lebanon menjadi trending topic worldwide.

Hal ini karena telah terjadi ledakan besar yang mengguncang Beirut, ibukota Lebanon pada Selasa (4/8/2020) petang waktu setempat.

Mengutip CNN (5/8/2020) korban tewas telah mencapai 73 orang, seperti dilaporkan Menteri Kesehatan Hamad Hassan.

Hassan juga mengatakan, bahwa ribuan orang terluka dalam insiden itu.

Dikutip dari Reuters, Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan keadaan darurat diumumkan di Beirut selama dua minggu dan berkabung selama tiga hari. 

Sementara mengutip pernyataannya di Twitter kepresidenan @LBpresidency, Aoun mengaku tidak akan puas sampai menemukan orang yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

"Karena tidak dapat diterima bahwa pengiriman 'amonium nitrat' diperkirakan 2.750 ton selama 6 tahun di sebuah gudang tanpa mengambil tindakan pencegahan, yang membahayakan keselamatan warga negara," ujar dia.

Amonium nitrat

Amonium nitrat biasa digunakan secara luas dalam pupuk dan bahan peledak.

Dari situs web kesehatan dan keselamatan kerja pemerintah negara bagian Australia menjelaskan mengapa zat tersebut sangat eksplosif.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved