Breaking News:

FAKTA-fakta Ibu yang Alami Gangguan Kejiwaan Diperkosa Bergantian hingga Hamil dan Melahirkan

Seorang wanita yang mengalami gangguan jiwa, berinisial IN (35) menjadi korban Pemerkosaan hingga Hamil dan Melahirkan

Pixabay.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Seorang wanita yang mengalami gangguan jiwa, berinisial IN (35) menjadi korban Pemerkosaan hingga Hamil dan Melahirkan. Pemerkosaan tersebut terjadi pada IN di depan anak perempuannya, VR (6).

IN tampak memeluk bayinya dengan erat di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Nunukan Kalimantan Utara.

Naluri seorang ibu yang takut terjadi sesuatu kepada anaknya begitu kuat.

Bola matanya terus saja mengikuti gerakan orang yang datang melihat kondisinya dan memastikan kesehatan bayi yang kini berada dalam pelukannya. 

"Dia kejiwaannya terganggu, dia juga korban asusila dari sejumlah orang yang tega memanfaatkan kondisinya, sampai hamil mereka buat, kasihan," ujar Sekretaris Dinas Sosial Nunukan Yaksi Belaning Pratiwi, Selasa (4/8/2020).

IN bisa diajak berkomunikasi ketika memeluk bayi laki-laki yakni anak keduanya yang ia lahirkan 1 Juni 2020 kemarin.

Sebelumnya ia selalu membawa putrinya VR (6). Keduanya tidak pernah terpisahkan dan si anak juga tidak pernah menjauh sedikit pun dari sang ibu.

Namun, ketika tak memegang bayinya, ia akan menceracau tidak karuan dan memarahi orang tanpa sebab, ia bisa saja berteriak-teriak dan meminta jangan ada yang mendekatinya dan anaknya.

"Mungkin karena trauma dan tertekan dengan kondisinya, menurut dokter kejiwaan memang dia paranoid juga,’’ jelas Yaksi.

Diduga stres akibat narkoba

Halaman
1234
Editor: Edi Yusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved