Breaking News:

Mahasiswa KKN UBB Desa Deniang Tambah Wawasan Cara Mengolah Sampah dan Limbah

Mahasiswa KKN XV UBB 2020 Desa Deniang mengadakan program kerja webinar lingkungan menggunakan apikasi zoom meeting.

Istimewa UBB
Mahasiswa KKN UBB Desa Deniang menggelar Webinar Nasional Sistem Pengolahan Sampah dan Limbah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Mahasiswa KKN XV UBB 2020 Desa Deniang mengadakan program kerja webinar lingkungan menggunakan apikasi zoom meeting dan ditampilkan di Kantor Desa Deniang, Rabu (05/08/2020).

Kegiatan ini satu diantara program kerja utama mahasiswa KKN Desa Deniang guna menambah wawasan keilmuan terkait peningkatan kualitas sistem dan teknologi tepat guna untuk pengolahan sampah.
Webinar ini bertemakan pengolahan sampah dan limbah guna menjadi energi yang terbarukan menuju kenormalan baru.

Hadir sebagai penyampai materi Dr Eng Bayu Indrawan, Direktur Center of Waste Management Indonesia dan Suhdi, SST, M.T, PhD Candidate in Mechanica Engineering STUST - Taiwan sekaligus sebagai Dosen Jurusan Teknik Mesin Universitas Bangka Belitung.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan dari seluruh Indonesia, baik dari kalangan mahasiswa, civitas akademika, kepala instansi, perangkat desa maupun masyarakat umum lainnya.

Tidak hanya itu, webinar ini juga diikuti oleh peserta yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke Provinsi Papua dan mahasiswa serta dosen yang berasal dari Universitas Musamus Merauke.

Direktur Center Of Waste Management Indonesia Dr. Eng. Bayu Indrawan menjelaskan bahwasanya Indonesia perlu mencari solusi dalam perbaikan sistem pengolahan sampah berbasis teknologi tepat guna.

"Mungkin sudah banyak peneliti yang melakukan pengamatan terkait masalah sampah, namun belum bisa menemukan solusi komprehensif terkait permasalahan sampah yang dari dulu menjadi momok paling sering diangkat permasalahannya," ujar Bayu.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dalam penanganan masalah sampah ini harus konsisten dan juga tidak dapat disamakan metode atau cara dalam penanganannya.

"Dalam penanganan masalah sampah ini sebenarnya kunci utamanya adalah harus konsisten dengan tujuan yang sudah ditetapkan di awal yakni untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan terkait permasalahan sampah, bukan hanya sekadar untuk target pengamatan semata," ucap Bayu.

"Tidak hanya itu, dalam mengimplementasikan teknologi pengolahan sampah tepat guna di setiap daerah berbeda karena adanya perbedaan karakteristik material di setiap daerah yang berbeda-beda," jelas Bayu.

Halaman
12
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Rusaidah
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved