Breaking News:

Mantan Orang Terkaya Idonesia Terancam 7 Tahun Penjara di Singapura, Dituduh Manipulasi Saham

Kris Wiluan didakwa dengan 112 tuduhan atas kecurangan dan perdagangan saham semu (false trading and market rigging transaction).

(STRAITS TIMES/WONG KWAI CHOW )
Kris Wiluan CEO perusahaan minyak lepas pantai dan jasa kelautan Indonesia, KS Energy. Ia juga salah satu pendiri Citramas Group Indonesia. 

BANGKAPOS.COM, SINGAPURA,  - Mantan orang terkaya di Indonesia asal Batam, Kris Wiluan (71) terancam hukuman 7 tahun penjara di Pengadilan Singapura.

Dia didakwa dengan 112 tuduhan atas kecurangan dan perdagangan saham semu (false trading and market rigging transaction).

Pria bernama lengkap Kris Taenar Wiluan itu merupakan CEO perusahaan minyak lepas pantai dan jasa kelautan Indonesia, KS Energy.

Ia juga salah satu pendiri Citramas Group Indonesia.

Pada Rabu (5/8/2020) pengadilan Singapura mendakwa Kris Wiluan dengan pelanggaran Pasal 197 dari Securities and Futures Act (SFA).

Dilansir dari Straits Times, Kris Wiluan dituduh memerintahkan karyawannya, Ho Chee Yen, untuk menyuruh seorang perwakilan broker dari CIMB Sekuritas (Singapura) melakukan perdagangan saham KS Energy, lewat akun perdagangan Pacific One Energy.

Perusahaan migas itu dijalankan oleh Wiluan dan terdaftar di papan utama Bursa Saham Singapura.

Transaksinya dilakukan beberapa kali antara Desember 2014 sampai September 2016, untuk mendongkrak nilai saham KS Energy.

Atas peran yang dijalankannya itulah, Ho (56) juga dikenakan 92 tuduhan karena melanggar SFA.

Jika terbukti bersalah, Kris Wiluan akan dipenjara hingga 7 tahun dan denda maksimal 250.000 dollar Singapura (sekitar Rp 2,65 miliar, kurs Rp 10.611/dollar Singapura).

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved