Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Aktivitas TI di Jalur Kapal Nelayan Pantai Sampur Setop, Usai Diultimatum 2x24 Jam

Peringatan tersebut diberikan setelah adanya aduan masyarakat tentang aktivitas tambang apung yang mengganggu aktivitas nelayan setempat.

ist/Satpolair Polres Pangkalpinang
SATPOLAIR Polres Pangkalpinang saat memberikan imbauan kepada penambang di Pantai Sampur, Desa Kebintik, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Jumat (7/8/2020). 

BANGKAPOS.COM - Satuan Polair Polres Pangkalpinang memastikan telah memberikan ultimatum selama 2x24 jam kepada para penambang ilegal yang diduga beraktivitas di jalur kapal nelayan di Pantai Sampur, Desa Kebintik, Pangkalanbaru, Bangka Tengah.

Peringatan tersebut diberikan setelah adanya aduan masyarakat tentang aktivitas tambang apung yang mengganggu aktivitas nelayan setempat.

"Sampai saat ini tidak ada aktivitas baik bekerja mencari timah maupun renovasi ponton (alat penambang, red) di daerah itu, " Kata Kasat Polair Polres Pangkalpinang, AKP Heriyanto, Jumat (7/8/2020).

Pihaknya pun mengakui selalu melakukan patroli di daerah tersebut.

"Selalu kita pantau sebelum ada payung hukum yang jelas, tidak ada aktivitas di daerah tersebut," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Polisi Air Polres Pangkalpinang kembali mengingatkan kepada pemilik TI apung, yang berada di jalur kapal nelayan Pantai Sampur, Desa Kebintik, agar tak beroperasi.

Sebelumnya, sebanyak 15 ponton tersebut mulai masuk ke wilayah yang dilarang oleh nelayan karena mengganggu aktivitas nelayan setempat.

"Kurang lebih 15 ponton akan masuk ke daerah itu. Kami akan tertibkan tambang tersebut karena sesuai dengan aduan masyarakat, akan ada aktivitas tambang di daerah nelayan itu," ujar Heriyanto, Rabu (5/8/2020).

Menurutnya, apabila ultimatum tak digubris, maka pihaknya akan menindak tegas aktivitas tersebut.

"Kami mengimbau kepada penambang, agar tidak beraktivitas sebelum ada payung hukum yang jelas dari PT Timah Tbk. Saya tekankan agar segera kosongkan tempat tersebut dan apabila tidak mengindahkan imbauan ini akan ditindak tegas," pungkasnya. (bangkapos/yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved