Breaking News:

Buaya Raksasa Kayubesi Diyakini Titisan dari Kerajaan Buaya, Kepalanya Dipotong Dibungkus Kain Kafan

Buaya Raksasa Diyakini Titisan dari Kerajaan Siluman, Kepalanya Dipotong Dibungkus Kain Kafan dan Dikubur di Lokasi Terpisah: 'Sudah Menyalahi Kodratn

bangkapos.com/Fery Laskari
Tampak Pawang Buaya, Mang Ademi (60) duduk di punggung buaya untuk mengikat tali agar buaya tidak mengamuk saat ditonton warga, Selasa (4/8/2020). 

BANGKAPOS.COM --  Buaya sepanjang lebih dari 4,5 meter ditangkap warga di Desa Kayu Besi, Bangka, Kepulauan Bangka
Belitung.

Buaya yang sudah dalam kondisi mati itu akhirnya dikuburkan dengan sebuah ritual khusus.

Kepala dan bagian badan buaya tersebut dipotong.

Kemudian bagian tubuh buaya dikuburkan terpisah.

Masyarakat setempat memiliki sebuah kepercayaan bahwa hewan predator tersebut adalah titisan siluman, sehingga tidak bisa dikuburkan di satu tempat.

Sekretaris Desa Kayu Besi Junaidi mengatakan, buaya tersebut dipotong, kemudian dibungkus kain kafan dan dikubur di lokasi terpisah.

Cara demikian dilakukan karena masyarakat khawatir buaya yang dipercayai sebagai siluman itu bisa hidup lagi.

"Ada pawang yang mengiringi penguburan dengan ritual, karena buaya itu telah mengganggu manusia."

"Jadi dianggap sudah menyalahi kodratnya," kata Junaidi saat dihubungi, Kamis (6/8/2020).

Adapun buaya tersebut diduga mati karena faktor kelelahan setelah ditangkap warga menggunakan umpan monyet pada Senin lalu.

Halaman
123
Editor: teddymalaka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved