Breaking News:

Berita Sungailiat

DPRD Bangka Menyetujui Pemberian Dana Hibah Rp 8,3 M untuk Pembangunan Kantor Kejari Melalui Perda

Iskandar mengungkapkan proses pemberian bantuan dana hibah Pemkab Bangka untuk membangun Kantor Kejaksaan Negeri Bangka sudah melalui mekanisme.

Penulis: edwardi | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Edwardi
Bupati Bangka Mulkan dan Ketua DPRD Kabupaten Bangka Iskandar alias Sidi membuka dan ikut memeriahkan Turnamen Sepakbola Bupati Bangka Cup 2020 di Lapangan Hijau Kecamatan Belinyu, Sabtu (08/08/2020). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar mengungkapkan proses pemberian bantuan dana hibah Pemkab Bangka untuk membangun Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangka senilai Rp 8,3 miliar tersebut sudah sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku di sistem pemerintahan.

"Bahkan DPRD Kabupaten Bangka sudah menyetujui dan mengesahkan pemberian anggaran tersebut melalui peraturan daerah (perda) melalui rapat paripurna yang disetujui seluruh fraksi yang ada di lembaga DPRD Kabupaten Bangka," ungkap Iskandar saat ditemui Bangkapos.com dalam mobil dinasnya saat perjalanan menuju Lapangan Hijau Kecamatan Belinyu untuk menghadiri pembukaan Turnamen Sepakbola Bupati Bangka Cup 2020, Sabtu (08/08/2020) sore.

Dijelaskannya kalaupun seandainya pemberian dana hibah untuk pembangunan Kantor Kejari Bangka tersebut tidak sesuai aturannya, maka sudah tentu anggota DPRD Kabupaten Bangka khususnya Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bangka yang lebih dulu memprotesnya dan menolaknya.

"Namun karena hal ini ada aturan hukumnya dan Pemkab Bangka juga memiliki anggarannya sehingga DPRD Kabupaten Bangka juga ikut menyetujuinya," jelas Iskandar yang akrab disapa Sidi.

Menurutnya selaku warga Kabupaten Bangka tentunya akan merasa senang dan bangga melihat keberadaan Kantor Kejari Bangka lebih bagus dan representatif, apalagi kantor tersebut dibangun di Kabupaten Bangka sendiri dan untuk melayani kepentingan masyarakat.

"Aset kantor itukan tidak dibawa keluar Kabupaten Bangka dan ada di dalam Kabupaten Bangka untuk melayani masyarakat Kabupaten Bangka, jadi tidak ada anggaran yang hilang atau terbuang sia-sia jadi semuanya itu untuk kepentingan dan pelayanan kepada masyarakat kita juga karena itulah DPRD Kabupaten Bangka menyetujuinya," tegas Sidi.

Diakuinya selaku Ketua DPRD Kabupaten Bangka selama beberapa hari belakangan ini memang didatangi para mahasiswa yang mempertanyakan soal pemberian dana hibah tersebut.

"Para mahasiswa yang datang itu pertama saya tanyakan dan minta perlihatkan dulu KTP-nya sebagai warga dari mana, kalau dia dari Kabupaten Bangka maka akan saya berikan penjelasan namun kalau dari luar Kabupaten Bangka untuk apa kepentingannya," imbuh Sidi.

Sidi juga mengaku heran kenapa yang meributkan pemberian dana hibah ini diduga malah warga dari luar Kabupaten Bangka, sedangkan masyarakat Kabupaten Bangka sendiri tidak ada yang meributkannya.

"Kelihatannya ini ada unsur politisnya bukan murni karena memperjuangkan kepentingan masyarakat,"  kataSidi.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved