Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemerintah Pusat Izinkan Membuka Sekolah di Zona Kuning, Kadisdik Babel Berharapkan Bisa Secepatnya

Pemerintah telah memutuskan telah memperbolehkan sekolah yang ada di daerah melakukan proses pembelajaran tatap muka untuk daerah zona kuning

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M Soleh 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pemerintah telah memutuskan telah memperbolehkan sekolah yang ada di daerah melakukan proses pembelajaran tatap muka untuk daerah zona kuning dengan resiko rendah penyebaran virus corona secara bertahap.

Aturan tersebut juga berdasarkan revisi surat keputusan bersama (SKB) empat Menteri tentang panduan penyelenggaran pembelajaran tahun ajaran baru di masa Pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M Soleh, mengatakan pembukaan kembali sekolah di zona kuning ini, antara lain, didasarkan kepada persoalan, kendala dan tantangan yang dihadapi anak didik, guru, serta orang tua, selama masa pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Kita harapnya secepatnya dilaksanakan pembelajaran tatap muka, namun kita terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19, serta mendengar pendapat dari DPRD termasuk dari Pemerintah Provinsi serta Kabupaten. Bila minggu ini sudah siap, semua Sekolah tingkat SMA/SMK harus menyiapkan, termasuk enam daftar pemeriksaan ceklis yang harus diselesaikan sekolah untuk disampaikan ke pemerintah pusat mengenai protokol kesehatan," jelas M Soleh kepada Bangkapos.com, Minggu (9/8/2020).

Soleh menambahkan, pihak Dinas Pendidikan Bangka Belitung juga akan melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan badan musyawarag DPRD Babel, untuk mendengarkan pendapat terkait pelaksanan pembelajaran tatap muka.

"Besok kita rapat dengar pendapat bersama anggota DPRD, membahas keterkaitan masalah tatap muka kita di Sekolah. Kita harus koordinasi ke semua pemerintah daerah termasuk Satgas Covid, terkait kesiapan daerah, orang tua, dan sekolah, termasuk ke kecamatan dan pihak kepolisian," kata Soleh.

Soleh menambahkan, dalam RDP nantinya, tentunya akan menghasilkan keputusan, dan apabila dalam berjalanya nanti masih ada sekolah, orang tua, hingga kepala daerah yang enggan melaksanakan belajar tatal muka, mereka diperbolehkan untuk tidak melaksanakanya.

"Apabila ada orang tua khawatir dengan anaknya untuk kembali ke sekolah dan tidak mau, ya tidak usah,termasuk apabila ada kepala daerah yang tidak mengizinkan juga tidak apa, karena mereka juga lebih tahu kondisi di daerah," ungkapnya.

Miliki Skenario

Soleh menjelaskan saat ini semua wilayah di Babel masuk dalam zona kuning, yang artinya semua sekolah bisa saja melaksanakan belajar tatap muka, dengan ketetapan yang telah ditentukan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved