Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sekretaris Dewan Pendidikan Bangka Belitung Sebut Saatnya Mengurangi Seremonialitas Berlebih

Selain itu, peran para guru, kepala sekolah, dan orang tua adalah tiga unsur paling menentukan.

bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Rektor UBB Dr Ibrahim 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah sudah mengeluarkan izin sekolah tatap muka di daerah zona kuning persebaran virus corona (Covid-19).

Setidaknya ada 163 daerah zona kuning, data per 2 Agustus, yang mendapat izin tersebut.

Sebelumnya, izin serupa juga sudah dikeluarkan bagi sekolah di daerah zona hijau persebaran Covid-19.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, pembukaan sekolah di zona kuning berlaku bagi jenjang SMA/SMK, SMP, dan SD.

Untuk PAUD, hanya bisa dilakukan dua bulan setelah mulainya implementasi tatap muka tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dewan Pendidikan Bangka Belitung, Ibrahim, mengatakan, pembelajaran dari rumah beberapa waktu belakangan memang menuai banyak polemik, mulai dari efektivitas pembelajaran, kendala proses, sampai pada jaminan mutu.

"Nyatanya belajar dari rumah dengan penuh waktu berdampak luas, tidak hanya pada peluang degradasi kualitas, tetapi juga pada aspek perkembangan kondisi pendidik dan peserta didik," kata Ibrahim kepada bangkapos.com, Minggu (9/8/2020).

Akan tetapi, lanjut dia, perlu disadari bahwa pandemi Covid-19 terus mengintai.

Dengan demikian, apabila memaksakan pembelajaran tatap muka seperti biasa maka akan membuka peluang munculnya klaster baru Covid-19.

"Di tengah situasi tersebut, keputusan untuk mulai menggelar pembelajaran tatap muka secara bertahap adalah keputusan strategis. Adab baru new normal harus menjadi prinsip dasar dan tahapan pendidikan harus terus berjalan," ujar Ibrahim yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Bangka Belitung.

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: suhendri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved