Breaking News:

Polemik Larangan TikTok di Amerika Serikat, Aplikasi Tersebut Dituding Mengancam Keamanan Nasional

Polemik Larangan TikTok di Amerika Serikat, Aplikasi Tersebut Dituding Mengancam Keamanan Nasional

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
Istimewa
Tik Tok 

BANGKAPOS.COM --  Gedung Putih mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang TikTok berbisnis dengan perusahaan AS. Perintah tersebut mengklaim bahwa "penyebaran aplikasi seluler di Amerika Serikat yang dikembangkan dan dimiliki oleh perusahaan di Republik Rakyat China terus mengancam keamanan nasional, kebijakan luar negeri, dan ekonomi Amerika Serikat".

Inilah alasan yang diberikan oleh pemerintah AS, tanpa bukti, bahwa "tindakan harus diambil untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh satu aplikasi seluler khususnya TikTok".

Melansir GSM Arena, pihak Tik Tok pun akhirnya angkat bicara.

Berikut ini pembelaan yang dilakukan oleh perusahaan yang berkembang di China itu:

"TikTok adalah komunitas yang penuh dengan kreativitas dan semangat, rumah yang menghadirkan kegembiraan bagi keluarga dan karier yang bermakna bagi para pencipta.

Dan kami sedang membangun platform ini untuk jangka panjang. TikTok akan ada di sini selama bertahun-tahun yang akan datang.

Kami terkejut dengan Perintah Eksekutif baru-baru ini, yang dikeluarkan tanpa proses apa pun.

Selama hampir setahun, kami telah berupaya untuk terlibat dengan pemerintah AS dengan itikad baik untuk memberikan solusi konstruktif atas kekhawatiran yang telah diungkapkan.

Yang kami temui adalah bahwa Administrasi tidak memperhatikan fakta, mendikte persyaratan perjanjian tanpa melalui proses hukum standar, dan mencoba memasukkan dirinya ke dalam negosiasi antara bisnis swasta.

Kami memperjelas niat kami untuk bekerja dengan pejabat yang sesuai guna merancang solusi yang bermanfaat bagi pengguna, pembuat, mitra, karyawan, dan komunitas yang lebih luas di Amerika Serikat.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved