Breaking News:

Berita Sungailiat

APTIN Babel Berbenah, Begini Pesan Tommy Kito

Setelah melakukan rapat kerja (Raker) perdana di Sungailiat, beberapa hari lalu, APTIN Babel melakukan langkah lanjutan

Penulis: Fery Laskari | Editor: Dedy Qurniawan
istimewa
Ketua APTIN Babel, Tommy Kito. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Setelah melakukan rapat kerja (Raker) perdana di Sungailiat, beberapa hari lalu, Aliansi Petani Tambak Indonesia Nusantara (APTIN) Babel melakukan langkah lanjutan.

Intinya, hasil Raker tersebut mulai ditindak-lanjuti.

"Intinya sekarang APTIN lagi berbenah soal perijinan sering hasil rakor kementrian terkait. Yang mana dari 21 ijin budidaya udang di pangkas menjadi hanya 6," kata Ketua APTIN Babel Tommy Kito, Selasa (11/8/2020).

Diakui Tommy, para petambak sedang berusaha memaksimalkan hasil produksi agar pada saat ekspor priode Januari 2021.

Sehingga target sesuai harapan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan bisa tercapai.

"Tentu dengan tidak melupakan perijinan yang harus dimiliki oleh para petambak, sebelum melakukan operasional," katanya.

Oleh karena itu, ketika birokrasi perizinan tambak udang dipangkas dari 21 menjadi hanya 6 perizinan, menurut Tommy ini adalah bentuk kemudahan dalam hal berinvestasi.

Kadis Kehutanan Bangka Belitung Ingatkan Pengusaha Jangan Rusak Hutan Mangrove Bangun Tambak Udang

"Kita bersyukur dengan adanya pemangkasan perijinan ini, sehingga momentum ini benar-benar bisa dimaanfaatkan oleh para pengusaha dalam artian positip. Yang jelas, APTIN memilih tertib aturan daripada memaksa beroperasi tapi tanpa dikengkapi dokumen," tegasnya.

Tommy juga mengimbau rekan sesama petambak agar tidak gegabah dam berinvestasi.

"Jangan jor-joran tanpa memikirkan dampak ke depan seperti menyediakan instalasi pembuangan air limbah (IPAL) yang layak sehingga baku mutu air yang mengalir ke laut benar-benar sudah melewati standar yang telah ditentukan oleh DLH," katanya.

Pada akhirnya, APTIN Babel berharap keberadaan tambak udang di Provinsi Bangka Belitung memberikan dampak positif bagi berbagai kalangan atau pihak.

"Harapan APTIN Babel, usaha budidaya ini bukan hanya berlangsung sesaat, tapi hendaknya dapat berkelanjutan ke tahun-tahun selanjutnya. Pesan APTIN, mari berusaha di budidaya udang vename dan juga harus saling menjaga lingkungan," imbau Tommy. (bangkapos.com/ferylaskari)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved