Berita Pangkalpinang
Jadi Objek Wisata, Pedagang Tak Masalah Jembatan Emas Ditutup
Namun, pihak ini mengakui jika jembatan dalam kondisi tertutup maka akan lebih menguntungkan para pedagang.
BANGKAPOS.COM - Pedagang yang biasa beroperasional di Jembatan Emas tak mempermasalahkan jika kawasan tersebut ditutup atau dibuka.
Namun, pihak ini mengakui jika jembatan dalam kondisi tertutup maka akan lebih menguntungkan para pedagang.
Hal ini disampaikan Maknga, pedagang kecil yang biasa berjualan di kawasan tersebut, Selasa (11/8/2020).
Menurut Maknga, jika jembatan terus ditutup maka akan menjadi objek wisata bagi masyarakat.
Hal ini karena banyak masyarakat yang datang, hanya untuk sekedar berwisata, menikmati suasana di jembatan ini.
"Sudah lama berjualan di sini. Sebelum jembatan (Emas) ini ada, saya juga sudah berjualan. Kalau jembatan dibuka (turun, red) kan orang takut mau foto-foto. Jadi, sepi di sini. Dagangan berkurang. Kalau bisa kan ditutup. Jadi, banyak yang foto-foto, duduk-duduk di sini," ujar Maknga.
Namun, hal berbeda disampaikan pengendara yang melintasi jembatan ini, Reza.
Ia menyayangkan jika jembatan tidak rutin tertutup. Menurutnya, kegunaan Jembatan Emas sendiri dibangun untuk memberikan akses lebih singkat menuju komplek perkantoran gubernur.
"Kalau saya maunya dibuka (turun), biar lebih cepat kalau pulang ke rumah. Terus, sayanglah, Cuma untuk berfoto saja. Tapi, saya yakinlah pemerintah punya solusi terbaik untuk penggunaan jembatan ini," ujar Reza. (Bangkapos.com/Ramandha)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/jembatan-emas-yang-bisa-dilalui-pengendara.jpg)