Breaking News:

Berita Pangkalpinang

RUU Cipta Kerja, Disnaker Sebut Draf Belum Sampai ke Daerah

Namun dirinya mengakui hingga kini belum melihat draf terkait RUU Cipta Kerja dan belum adanya komunikasi khusus antara pemerintah pusat dan daerah.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Ajie Gusti Prabowo
Bangkapos/Ramandha
Aksi para buruh tolak Omnibus Law 

BANGKAPOS.COM - Kepala Dinas Tenaga Kerja Bangka Belitung, Harrie Patriadi memberikan tanggapannya terkait aksi demonstrasi penolakan Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja atau Omnibuslaw yang digelar Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Babel, pada Senin (10/8/2020).

Menurut Harrie, mengungkapkan pendapat merupakan hak setiap orang yang harus dihargai.

Namun dirinya mengakui hingga kini belum melihat draf terkait RUU Cipta Kerja dan belum adanya komunikasi khusus antara pemerintah pusat dan daerah.

"Komunikasi pusat dan daerah belum intens membuat pekerja beramsumsi sampai adanya beredar isi konten draf RUU Cipta Kerja, masih bersifat pro kepada pengusaha, kita tidak bisa menjawabnya karena draf belum ada di kita," kata Harrie, Selasa (11/8/2020).

Ia menambahkan berdasarkan pernyataan Menteri Tenaga Kerja, jika dalam RUU tersebut telah melakukan pembahasan di DPR RI dan mengakomodir semua baik pihak eksekutif dan stakeholder terkait.

Menurutnya, dalam RUU tersebut banyak mengatur soal regulasi yang mengatur peraturan Menteri Tenaga Kerja agar lebih kuat dalam mengakomodir khusus di bidang tenaga pekerja ini.

"Hingga saat ini bagaimana masih dibahas di sana, tidak bisa ngomong, namun memang namanya rancangan tersebut tetap ada asumsi dan kecemasan yang muncul," ujarnya. (Bangkapos/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved