Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Veteran Nangis Ingat Perjuangan Kemerdekaan, Hari Penuh Sejarah Ledakan dan Tembakan Terus Terbayang

(Purn TNI) H. M Syah Arif terdiam sejenak duduk diatas kursi rodanya ketika ditanyai Bangkapos.com perjuangan kemerdekaan

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Ardhina Trisila Sakti
bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Veteran Babel Purn TNI M Syah Arif (93) yang kini tinggal terduduk lemas diatas kursi roda, Rabu (12/8/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  (Purn TNI) H. M Syah Arif terdiam sejenak duduk diatas kursi rodanya ketika ditanyai Bangkapos.com perjuangan kemerdekaan kemarin, bibirnya bergetar tiba-tiba dari matanya mangalirlah air mata membasahi pipi.

Ia tak segagah tentara indonesia yang dulu lagi, badannya kini lemas tak bedaya diatas kursi roda, matanya mulai tak jelas memandang, telinga pun susah mendengar.

Namun ingatan kemerdekaan tak pernah hilang, tetepa ada dalam jiwa, raga, dan pikirannya.

Veteran berusia 93 tahun itu sempat menjadi Ketua Unit Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Bangka Belitung.

Menurutnya, kemerdekaan adalah hari yang paling berharga, dimana hari yang sangat membutuhkan perjuangan, hari yang tak akan pernah ia lupakan.

Laki-laki asli Lahat Pagar Alam Sumatera Selatan itu, termasuk dalam veteran yang ikut bejuang membela negara, merebut kemerdekaan.

Hingga kini dentuman, tembakan dan bercucuran darah menjadi ingatan yang selalu ia kenang.

Bibirnya tak bisa berkata-kata banyak lagi, namun sang istri Listina yakin hari kemerdekaan bahkan perjuangan kemerdekan tetap membekas dalam jiwa nya.

Listina lah yang membantunya berbica dan menjelaskan seperti ikut merasakan kesedihan dan kepedihan pejuangan M Syah Arif ketika berperang membela negara kemarin.

Kata Listina ia memang kerap kali menangis ketika ditanyai kemerdekaan, air matanya tiba-tiba saja membasahi pipi jika ingat masa perjuangan lalu.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved