Breaking News:

Ibu Syok saat Tahu Karung di Ruang TV Berisi Mayat Pacar Anaknya, Korban Dibunuh Seusai Bercinta

Anak baru gede (ABG) di Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat nekat membunuh kekasih dengan menggunakan tali sampai tewas.

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad M
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan dan Wakapolresta Bandung, AKBP Antonius Agus Rahmanto, menunjukkan barang bukti pembunuhan, Kamis (6/8/2020). (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad M) 

BANGKAPOS.COM, BANDUNG - Anak baru gede (ABG) di Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat nekat membunuh kekasih dengan menggunakan tali sampai tewas.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan menjelaskan, kasus ini terkuak saat pihak kepolisian menerima laporan terkait dugaan pembunuhan yang dilakukan ABG 17 tahun.

"Yang jadi korbannya anak juga, kami tak bisa sebutkan identitasnya," ujar Hendra Kurniawan di Mapolresta Bandung pada Kamis (6/8/2020).

Hendra menuturkan, pembunuhan dipicu karena adanya cinta segitiga antara pelaku dan korban.

Sekretaris Atur Siasat Bunuh Bos Roti, Para Eksekutor Nyamar Jadi Petugas Pajak

Sofa Bau Sperma, Bayu Cemburu Lalu Bekap Pacarnya Hingga Tidak Bernapas

Tangis Putri Mantan Wakapolda Pecah di Sidang KDRT, Suami Membantah Telah Selingkuh

Pelaku dan korban (perempuan) ini berpacaran, akan tetapi korban ternyata memiliki pacar lelaki lain.

Awal mula pembunuhan itu terjadi saat korban pada Rabu (5/8/2020) sekitar pukul 17.00 WIB mendatangi pelaku di rumah kontrakannya di Kampung Babakan Sukarasa, Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Korban mengendarai sepeda ke rumah pelaku.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan dan Wakapolresta Bandung, AKBP Antonius Agus Rahmanto, menunjukkan barang bukti pembunuhan, Kamis (6/8/2020). (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad M)
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan dan Wakapolresta Bandung, AKBP Antonius Agus Rahmanto, menunjukkan barang bukti pembunuhan, Kamis (6/8/2020). (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad M) (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad M)

Keduanya kemudian berbincang, pelaku kemudian menanyakan soal postingan seorang pria di media sosial, yang dijawab korban bahwa pria itu merupakan pacarnya.

Cemburu dan kesal, pelaku kemudian mengajak korban untuk berhubungan badan layaknya suami istri di rumah kontrakan pelaku.

"Atas dasar itu (cemburu) secara spontan anak berhadapan hukum menemukan tali, setelah berhubungan badan dijerat lehernya (korban hingga meninggal) dan (jenazahnya) dimasukan ke dalam karung lalu ditinggal pergi," jelas Hendra dilansir dari TribunJabar.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved