Virus Corona di Bangka Belitung
Babel Tambah 5 Pasien Positif Corona, 1 Pasien Lama, Mikron: Padahal Juni Lalu Sudah Sembuh
Sekarang dia positif lagi. Bulan Juni padahal sudah sembuh. Diketahuinya, saat dia mau berangkat ke Jakarta. Dari hasil swabnya
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Sekretariat Puskodalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Minggu (16/8/2020) malam, kembali mengabarkan adanya tambahan 5 pasien terkonfirmasi positif Corona (Covid-19) di daerah.
Mikron mengungkapkan, 5 tambahan pasien terpapar Corona tersebut berasal dari klaster Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung sejumlah 2 orang, 1 orang terkonfirmasi dari Kota Pangkalpinang serta 2 orang lainnya berasal dari Kabupaten Belitung.
Untuk klaster dinas pertanian sendiri, dikatakannya, pasien berinisial As (42) dan If (25) warga Pangkalpinang serta H (40) warga Kabupaten Bangka.
"Keduanya klaster Dinas Pertanian. Keduanya kontak kerat dengan pasien J sebelumnya. Yang dari Pangkalpinang itu merupakan pegawai di salah satu instansi vertikal. Dua orang lagi di Belitung," jelasnya.
Ia menyebutkan, kedua pasien asal Belitung sendiri merupakan temuan pasien terpapar Covid-19 dari hasil rapid test pelaku perjalanan, yakni Mr (20) dan Az (14). Setelah diketahui hasil reaktif yang diterima pelaku perjalanan terkait, langsung dilaksanakan uji swab dan menunjukan hasil positif Covid-19.
"Dia ingin berangkat ke luar daerah. Jadi dilakukan uji swab, setelah hasil rapid test terlebih dahulu kita ketahui," ungkap Mikron.
Dia kembali menyebutkan, terjadi hal unik didapati pihaknya, ketika satu di antara pasien terpapar Corona asal Belitung berinisial Az diketahui merupakan pasien lama. Menurutnya, orang tersebut sebelumnya sudah dinyatakan pulih dari Covid-19 pada Juni lalu.
"Sekarang dia positif lagi. Bulan Juni padahal sudah sembuh. Diketahuinya, saat dia mau berangkat ke Jakarta. Dari hasil swabnya," ucap Mikron.
Untuk itu, dirinya kembali menjelaskan, terjadinya fenomena kembali terpaparnya pasien lama tersebut harus menjadi perhatian khusus bagi masyarakat. Ditekankannya, tidak semerta-merta orang yang sembuh (pulih) dari Corona, kemudian tidak dapat terpapar kembali.
"Jadi kejadian ini disebut reinfeksi atau terinfeksi kembali. Salah satu caranya, ya tetaplah menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Ini menarik. Mari kita terus gunakan masker dan jalankan prokes Covid-19," pungkasnya.
(Bangkapos.com/Ramandha)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mikron-antariksa-1952020.jpg)