Breaking News:

Liga Champions

Dana Rp 13,7 Triliun Tak Cukup untuk Mengakhiri Kutukan Man City di Liga Champions

Dalam empat tahun kariernya bersama Man City, Guardiola belum bisa membimbing tim melewati delapan besar kompetisi.

AFP/FRANK AUGSTEIN/POOL
Ekspresi Pep Guardiola dalam laga Southampton vs Manchester City pada pekan ke-33 Liga Inggris 2019-2020. 

BANGKAPOS.COM - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tak bisa mengakhiri kutukan timnya di Liga Champions meskipun sudah mengeluarkan dana belasan triliun rupiah untuk belanja pemain. 

Manchester City tersingkir dari Liga Champions setelah menelan kekalahan 1-3 dari Olympique Lyon dalam laga perempat final di Stadion Jose Alvalade, Sabtu (15/8/2020) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Langkah Manchester City untuk menuju semifinal terhenti akibat gol-gol Lyon yang dicetak oleh Maxwel Cornet dan brace Moussa Dembele. 

Adapun pasukan Pep Guardiola hanya mampu membalas melalui gol semata wayang Kevin De Bruyne

Hasil tersebut memperpanjang kutukan Man City pada gelaran Liga Champions. 

Sejak Guardiola tiba di Etihad Stadium pada Juli 2016, Man City tak pernah sekalipun mencapai semifinal. 

Manuel Pellegrini adalah pelatih terakhir dan satu-satunya bagi Man City yang berhasil membawa tim tersebut lolos babak 4 besar pada musim 2015-2016.

Dalam empat tahun kariernya bersama Man City, Guardiola belum bisa membimbing tim melewati delapan besar kompetisi. 

Padahal, pelatih asal Spanyol itu sukses membawa Barcelona minimal mencapai semifinal dalam empat musim kepemimpinannya. 

Guardiola juga berhasil melakukan hal serupa saat menjadi pelatih Bayern Muenchen selama tiga tahun. 

Halaman
123
Editor: suhendri
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved