Berita Sungailiat
Guru MTs di Pemali Bangka Dijambret, Tas Dirampas, Korban Luka Parah
Jambret beraksi lagi. Kali ini korbannya seorang ibu rumah tangga (IRT), Nursiah, Warga Gg Riau Kecamatan Pemali Bangka
BANGKAPOS.COM, BANGKA--Jambret beraksi lagi. Kali ini korbannya seorang ibu rumah tangga (IRT), Nursiah, Warga Gg Riau Kecamatan Pemali Bangka. Tas berisi barang berharga milik korban dirampas pelaku saat korban mengendarai sepeda motor di jalan raya perbatasan antara Desa Kemuja dan Desa Zed Kecamatan Mendobarat Bangka.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius karena terjatuh dari sepeda. Korban kemudian dievakuasi ke Puskemas terdekat untuk menjalani perawatan.
Informasi ini beredar di sejumlah media sosial (Medsos), Senin (17/8/2020). Di medsos itu disebutkan, korban bernama Nursiah, Warga Gg Riau Kecamatan Pemali Bangka.
"Sekilas info kemarin sore ada begal seorang Guru MTs, nama Nursiah, alamat Gg Riau jadi korban, sekitar Pukul 17.00 WIB di jalan antara Desa Kemuja dan Zed. Ada dua pengendara bermotor yang tak dikenal langsung mendekati, Ibu Nursiah dijambret lalu jatuh. Tas korban berhasil dirampas pelaku. Sementara ibu Nursiah mengalami pendarahan di badan, kaki, tangan dan mata. Hati-hati musim Corona banyak begal beraksi," kira-kira demikian pesan dan info pada Medsos tersebut, Senin (17/8/2020) malam.
Mengenai informasi ini, Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan diwakili Kapolsek Mendobarat AKP Agus P sempat dikonfirmasi Bangka Pos, Senjn (17/8/2020) sekitar Pukul 23.00 WIB. Kapolsek tak menyangkal soal kabar tersebut.
Bahkan kata Kapolsek, pihaknya langsung mendatangi korban saat tahu ada dugaan aksi kriminalitas yang terjadi.
"Ya betul kemarin anggota saya sudah cek TKP dan mendatangi korban di Puskesmas Puding dan rencana besok (har ini -red) suaminya akan buat laporan," kata Kapolsek.
Mengenai motif kejahatan, menurutnya masih diselidiki (Lidik). Begitu pula soal pelaku sedang dicari.
"Untuk pelaku masih Lidik karena keterbatasan saksi-saksi dan korban pun tidak jelas melihat pelakunya," kata Kapolsek.
Pada kesempatan yang sama Kapolsek menyatakan anggotanya kemudian mengecek ke Ditlantas Polda Babel, soal jenis dan plat kendaraan yang dicurigai digunakan pelaku saat beraksi.
"Ada info (dugaan) soal kendaraannya (pelaku) setelah kami cek ke Ditlantas tidak terdaftar, sepertinya menggunakan nomor palsu, tapi kami tetap upayakan melakukan pengungkapan kasus ini," tegas Kapolsek seraya memastikn, Kanit Reskrim Polsek Mendobarat bersama anggota sudah mendatangi korban untuk memintai keterangan lebih rinci. (bangkapos.com/ferylaskari).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/korban-begal.jpg)