Breaking News:

Advertorial

Tak Hanya Hadir, Markus Juga Santuni Warga Saat Peringatan Tahun Baru Islam 2020

Bupati Bangka Barat Markus SH menghadiri peringatan Tahun Baru Islam pada 1 Muharram 1442 Hijriah

Editor: khamelia
Ist
Bupati Markus foto bersama perwakilan mereka yang khatam Al-Qur'an sesaat usai serahkan santunan di desa Air Nyatoh, Kamis pagi. 

BANGKAPOS.COM - Bupati Bangka Barat Markus SH menghadiri peringatan Tahun Baru Islam pada 1 Muharram 1442 Hijriah bareng warga Desa Air Nyatoh dan Desa Pelangas Kecamatan Simpang Teritip, Kamis 20 Agustus 2020.

Dalam sambutannya di Masjid Al-A'Araf Air Nyatoh Markus tak lupa mengucapkan selamat tahun baru Islam kepada masyarakat Bangka Barat yang merayakan.

Bupati Markus saat memberikan santunan bagi anak-anak yang dikhitan di desa Pelangas, Kamis (20/8).
Bupati Markus saat memberikan santunan bagi anak-anak yang dikhitan di desa Pelangas, Kamis (20/8). (Ist)

"Semoga perayaan 1 Muharam 1442 Hijriah yang baik ini semakin meningkatkan semangat toleransi dan solidaritas kita karena itulah modal awal dalam membangun daerah kita," kata Markus.

Terkait harapan warga setempat agar peringatan 1 Muharam di Air Nyatoh didukung Pemda di tahun-tahun mendatang, Markus memastikan Pemda yang dipimpinnya akan selalu mendukung berbagai kegiatan adat dan syiar keagamaan termasuk peringatan 1 Muharam.

Bupati Markus saat menghadiri peringatan 1 Muharam di Air Nyatoh.
Bupati Markus saat menghadiri peringatan 1 Muharam di Air Nyatoh. (Ist)

"Pemda sambut baik peringatan hari besar keagamaan seperti ini. Semoga bisa diagendakan setiap tahun sehingga menjadi wisata budaya bernuansa islami dengan tetap mengedepankan nilai-nilai agama di dalamnya," tukasnya.

Koordinator dai bina desa yang juga wakil ketua MUI Bangka Barat ustadz Muhlisin Malik menyebut peringatan 1 Muharam 1442 H merupakan momentum cinta tanah air yang ditandai peristiwa hijrah.

"Perayaan 1 Muharam tahun ini diperingati di bulan Agustus. Bulan Agustus ini sangat baik dimana dulu Nabi Muhammad diutus kebetulan juga pada bulan Agustus. Berikutnya, di saat Nabi hijrah yang jadi petunjuk jalan ketika itu salah satunya justru non muslim. Ini pelajaran bagi kita sebagai bangsa untuk memperkuat komunitas yang dilandasi semangat persaudaraan," ujar Muhlisin Malik.

Sementara ketua panitia penyelenggara M. Yusuf melaporkan, peringatan ini diisi berbagai kegiatan positif seperti khitanan massal bagi 20 anak dari keluarga kurang mampu juga diisi tausyah agama dan khataman Al Qur'an sebanyak 46 orang.

Tampak tak berjarak dengan warga di Air Nyatoh
Tampak tak berjarak dengan warga di Air Nyatoh (Ist)

Dalam peringatan tahun baru Islam pada 1 Muharram 1442 Hijriah ini Bupati Markus secara pribadi memberikan santunan bagi yang telah khatam Al-Qur'an maupun yang mengikuti khitnanan massal.

Aksi sosial ini tidak hanya dilakukan Markus di Air Nyatoh tapi juga untuk mereka yang mengikuti kegiatan serupa di desa Pelangas. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved