Breaking News:

Berita Bangka Barat

Jaga Kebersihan Tempat Wisata, Ikatan BDBAR Edukasikan Tongker Kece ke Anak-Anak Belo Laut

Ikatan Bujang Dayang Bangka Barat (BDBAR) mengadakan kegiatan Tong Sampah Kreatif Kelas Ceria (Tongker Kece)

Ist/BDBAR
Ikatan Bujang Dayang Bangka barat (BDBAR) mengadakan kegiatan Tong Sampah Kreatif Kelas Ceria (Tongker Kece) yang bertujuan untuk mengedukasi anak-anak Desa Belo Laut dalam memanfaatkan barang bekas, Kamis (20/08/2020) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ikatan Bujang Dayang Bangka Barat (BDBAR) mengadakan kegiatan Tong Sampah Kreatif Kelas Ceria (Tongker Kece) yang bertujuan untuk mengedukasi anak-anak Desa Belo Laut dalam memanfaatkan barang bekas, Kamis (20/08/2020)

Dayang Bangka Barat Tahun 2020 Fifi Nurhafifah mengatakan, Desa Belo Laut menjadi lokasi pelaksanaan Tongker Kece karena memiliki potensi wisata Pantai Belo Laut yang mengedepankan edukasi dan promosi wisata.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak sekitar Desa Belo Laut mengenai jenis-jenis sampah dan bagaiamana cara memanfaatkan barang bekas, salah satunya membuat Tongker," ungkap Fifi melalui rilis yang dikirimkan kepada Bangkapos.com, Jumat (21/8/2020)

Sementara Runner Up 2 Dayang Bangka Barat tahun 2020 Oktavia Mirendra menilai, Program Tongker tersebut muncul setelah melihat jumlah tempat sampah yang sedikit dan tong sampah yang tidak di rawat sehingga masyarakat tidak tertarik untuk membuang sampah pada tempatnya.

"Melihat jumlah tempat sampah yang sedikit di tempat wisata, dan tong sampah yang tak terawat membuat masyarakat tidak tertarik untuk membuang sampah pada tempatnya," kata  Oktavia

Hal itu lanjut Oktavia memunculkan ide di kepalanya agar masyrakat tertarik untuk membuang sampah pada tempatnya. Alhasil jika masyarakat tertarik untuk membuang sampah maka tempat wisata kita akan jauh lebih bersih.

Oktavia juga berpesan kepada generasi muda untuk dapat menjaga lingkungan dengan cara membuang sampah ke tempatnya, agar tempat wisata kita bersih dan indah.

"Harapan saya dari program Tongker ini, bisa menjadi daya tarik masyarakat untuk membuang sampah, serta dapat meminalisir jumlah sampah yang ada di tempat wisata”  harap Oktavia.

(Bangkapos.com/Rilis/Anthoni Ramli)

Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved