Jumat, 24 April 2026

Berita Pangkalpinang

Kasus Cabul di Babel Marak, Susanti Minta Perempuan Jangan Umbar Aurat

Susanti, mengatakan, anak perempuan diharapkan mampu menutup aurat untuk mencegah perbuatan bejat

Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Ramandha
Kepala DP3ACSKB, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Susanti 

BANGKAPOS.COM--Sejumlah kasus anak dibawah umur dicabuli mewarnai pemberitaan media massa di Babel. Tak hanya itu, wanita muda dibawah umur juga menjadi korban rayuan pria hingga hamil.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB), Provinsi Bangka Belitung, Susanti, mengatakan, anak perempuan diharapkan mampu menutup aurat untuk mencegah perbuatan bejat.

"Proteksi perempuan dari laki-laki bejat, dengan penguatan keluarga, perempuan jangan mengumbar aurat yang memancing untuk orang lain berbuat bejat, hindari pergi sendirian ke tempat-tempat sepi. Penyediaan fasilitas umum yang terpisah antara laki-laki dan perempuan, kontrol dan kepedulian bersama untuk melindungi perempuan,"jelas Susanti kepada Bangkapos.com, Selasa (25/8/2020).

Dia menegaskan hukuman yang pantas dan tegas serta konsisten sesuai dengan ketentuan peraturan berlaku, harus diberlakukan untuk menekan jumlah kasus anak dibawah umur.

Menurutnya perlu ada pula pendampingan dan perlindungan apabila ada kasus anak yang sampai melahirkan, tujuanya agar ibu dan anak kondisinya sehat.

"Selanjutnya bila nanti setelah melahirkan kalau ingin melanjutkan sekolah akan dibantu untuk sekolah yang menerima atau kalau mau berusaha akan dibantu sesuai keahlian peminatan dengan berkoordinasi dengan dinas terkait, dan sesuai ketentuan Undang-ubdang nomer 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, antara 3-15 tahun,"jelasnya. (Bangkapos/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved