Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Komnas Perlindungan Anak Saran Pemprov Babel Beri Perhatian ke Anak Korban Kekerasan Seksual

Masalah ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah, untuk lebih menggerakan program pencegahan agar kasus serupa tidak lagi terjadi.

(Ist/Dhanang Sasongko)
Sekjen Komnas Perlindungan Anak, Dhanang Sasongko. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sekjen Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak, Dhanang Sasongko menyoroti kasus kekerasan seksual terhadap anak di wilayah Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Ia mengatakan masalah ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah, untuk lebih menggerakan program pencegahan agar kasus serupa tidak lagi terjadi.

"Karena korban banyak anak anak yang masih sangat belia, maka orang tua jangan sampai lengah dalam menjaga anak anaknya, termasuk memberikan edukasi seperti pendidikan seksual sejak dini, yang disesuaikan dengan usianya, mengenalkan anggota tubuh, siapapun tidak boleh ada menyentuh, melapor kalau terjadi sesuatu kepada orang tua, mengingatkan ke mereka untuk selalu menjaga dan melindungi dirinya," ujar Dhanang, via WhatsApp.

Ia juga mengatakan untuk anak yang remaja perlu diingatkan terkait penggunaan media sosial, seperti harus berhati hati berkenalan di aplikasi pertemanan, waspada adanya bujuk rayu tipu daya, menghindari konten negatif, dan lainnya.

Selain itu di masyarakat juga harus harus dibangun lagi budaya saling peduli dan mengawasi anak anak yang ada di lingkungan, tempat kumpul, area-area yang berpotensi menjadi tempat kejahatan, dan masyarakat juga harus sensitif terhadap prilaku yang mencurigakan

Dikatakannya pemerintah daerah, selain membuat peraturan dan perundangan, harus gencar membuat program pencegahan, edukasi serta sosialisasi, membentuk gugus tugas Perlindungan anak sampai ke tingkatan kampung bahkan di RW.

Terakhir adalah faktor penegakan hukumnya, harus maksimal dan respon cepat, memproses para pelaku sehingga bisa menimbulkan efek jera bagi para pelaku.

"Gerakan perlindungan anak tidak bisa lagi ditunda, karena kejadian nya cukup marak dan angkanya semakin meningkat, melakukan pencegahan pastinya akan lebih baik, dalam rangka menjaga anak anak dari incaran para predator," pungkasnya.

(Bangkapos/Muhammad Rizki)

Penulis:
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved