Breaking News:

Wartawan Terlibat Kasus Pembunuhan Bos Ekspedisi di Kelapa Gading, Ini Perannya

Satu dari 12 pelaku yang terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap bos ekspedisi di Kelapa Gading, adalah wartawan.

Warta Kota/Budi Sam Lau Malau
Rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap bos perusahaan ekspedisi pelayaran PT Dwi Putra Tirtajaya, Sugianto (51), di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/8/2020). (Warta Kota/Budi Sam Lau Malau) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Satu dari 12 pelaku yang terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap bos ekspedisi pelayaran PT Dwi Putra Tirtajaya, Sugianto (51) di Kelapa Gading, Jakarta Utara, berprofesi sebagai wartawan media online.

Oknum wartawan itu adalah Arbain Junaedi (56) alias AJ.

Bahkan peran AJ cukup krusial dalam pembunuhan berencana ini.

Pembunuh Bayaran Asal Bangka Belitung Berlatih Menembak Sebelum Habisi Bos Pelayaran

Sering Diajak Berhubungan Intim dan Diejek Tak Laku, Karyawati Atur Siasat Bunuh Bos Perusahaan

5 Fakta Kasus Penembakan di Royal Gading, Trik Kerasukan Arwah hingga Kesal Disebut Janda tak Laku

Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Jakarta Utara berhasil membekuk 12 pelaku yang terlibat dalam penembakan bos ekspedisi pelayaran PT Dwi Putra Tirtajaya, Sugianto (51) di Kelapa Gading, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan AJ memiliki peran penting dalam memuluskan aksi pembunuhan.

"AJ ini aktif merencanakan bentuk eksekusi pembunuhan, sampai mencari dan membeli senjata api untuk digunakan eksekutor, serta melatih menembak kepada DM alias M selaku eksekutor," kata Yusri, Selasa (25/8/2020).

Seorang pria diduga korban tembak ditemukan meninggal dunia di depan sebuah Ruko Royal Gading Square, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8). (ISTIMEWA)
Seorang pria diduga korban tembak ditemukan meninggal dunia di depan sebuah Ruko Royal Gading Square, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8). (ISTIMEWA) 

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan otak atau dalang pembunuhan adalah Nur Luthfiah alias NL (34) yang merupakan karyawan korban.

NL diketahui merupakan karyawan administrasi bagian keuangan di perusahan ekspedisi pelayaran milik korban. NL bekerja di perusahaan korban sejak 2012.

"Untuk motifnya ada dua. Pertama, NL sakit hati terhadap korban karena sering dimaki-maki dengan kata-kata tidak pantas, dan sering diajak bersetubuh oleh korban. Yang kedua tersangka NL merasa terancam karena diduga menggelapkan uang pajak perusahaan, dan korban mengancam akan melaporkannya ke Polisi," papar Nana di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/8/2020).

Rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap bos perusahaan ekspedisi pelayaran PT Dwi Putra Tirtajaya, Sugianto (51), di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/8/2020). (Wartakotalive/Budi Sam Law Malau)
Rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap bos perusahaan ekspedisi pelayaran PT Dwi Putra Tirtajaya, Sugianto (51), di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/8/2020). (Wartakotalive/Budi Sam Law Malau) 

Karena hal itulah, NL menceritakan semua keluh kesahnya ke suami sirinya tersangka Ruhiman alias R (42) alias MM.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved