Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Enam Korban Laka Tambang di Kecamatan Lubuk Besar Bangka Tengah Sudah Dievakuasi

Tim SAR gabungan berhasil menemukan keenam korban kecelakaan tambang yang tertimbun tanah longsor di area tambang Sarang Ikan, Lubuk Besar.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Rusaidah
Ist/Yon Salakari
Ilustrasi tambang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim SAR gabungan berhasil menemukan keenam korban kecelakaan tambang yang tertimbun tanah longsor di area tambang Sarang Ikan, Lubuk Besar, Bangka Tengah.

Keenam korban tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Pelaksana BPBD Bangka Tengah, Yudhi Sabara mengatakan bahwa keenam korban tersebut berasal dari berbagai daerah.

"Kami sendiri sebenarnya belum kesana, karena lokasinya memang jauh dan tidak ada sinyal telepon seluler. Jadi pihak Basarnas yang memang turun langsung ke lapangan, dan rencannya pagi ini kita baru akan kesana, berhubung sudah dapat kabar bahwa pukul 01.50 semua korban sudah ditemukan dan pencarian sudah di tutup jadi kita tidak ke TKP lagi," ungkap Yudi.

"Informasi yang kita terima untuk korban ini juga ada yang berasal dari luar daerah dan ada juga warga setempat," tambahnya saat dikonfirmasi bangkapos.com, Minggu (30/8/2020).

Adapun data ke enam korban laka tambang di Sarang Ikan, Lubuk Besar, Bangka Tengah yakni Yanto (36), warga Gedung Harapan Lampung Utara, Aldi (26) warga Desa Batu Beriga, Dedi (28) warga Desa Lubuk Besar, Heri (35) warga Lubuk Pabrik, Sugeng (34) warga Gedung Harapan Lampung Utara dan Herry (30) warga C2 Desa Lubuk Pabrik.

Terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) Fazzli mengatakan bahwa proses evakuasi korban terakhir dilakukan sampai dengan pukul 01.50 WIB.

"Korban terakhir yang tertimbun longsor berhasil ditemukan pukul 01.50 WIB. Dari semenjak personel SAR datang, lebih kurang waktu evakuasinya yaitu 5 jam," ujar Fazzli.

Lebih lanjut, beberapa pihak yang terlibat dalam proses evakuasi diantaranya, Tim SAR Kansar Pangkalpinang, Polsek Lubuk Besar, Babinsa Lubuk Besar, aparat Desa Lubuk Besar dan masyarakat setempat.

Adapun alat atau palsar yang digunakan pada proses evakuasi yaitu ekskavator, Rescue Car D-Max, Pal Medis dan Palkom. (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved