Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Begal Beraksi karena Ada Kesempatan

Kembali terdengar informasi aksi begal di Sungailiat Kabupaten Bangka membuat polisi kembali bergerak melakukan penyelidikan.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Ardhina Trisila Sakti
instagram/ndorobeii
Foto Ilustrasi - Aksi Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur membekuk dua pelaku penodong yang membawa senjata tajam di wilayah Cakung, Jakarta Timur, Minggu (19/4/2020) dini hari. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kembali terdengar informasi aksi begal di Sungailiat Kabupaten Bangka membuat polisi kembali bergerak melakukan penyelidikan.

Kasubdit Jatanras AKBP Wahyudi mewakili Dirkrimum Kombes Pol Budi Hermawan, Senin (31/8/2020) mengatakan terkait asal pelaku tindak kejahatan seperti begal bisa berasal dari mana saja.

Pasalnya pelaku melakukan aksi terkadang karena ada kesempatan. Pelaku bisa saja awalnya tidak berniat melakukan kejahatan namun karena melihat ada kesempatan dan korban memancing aksi maka terjadilah.

Misalnya ada warga di tempat sepi menggunakan perhiasan atau terlihat membawa barang berharga seeorang diri. Tentu ini memancing tindak kejahatan karena ada kesempatan pelaku beraksi.

"Terkadang aksi pelaku kejahatan terjadi karena ada kesempatan dan membuka peluang pelaku melaksanakan aksinya," kata AKBP Wahyudi

Namun demikan ada memang pelaku sengaja bergerilya ke titik titik tertentu menunggu korbannya.

Bahkan beberapa pelaku melakukan aksi dengan perencanaan dan melakukan aksi tak seorang diri. Mereka mengincar atau menunggu korban terutama perempuan atau korban seorang diri.

"Kondisi lokasi sepi atau malam hari menjadi waktu yang kerap terjadi aksi pembegalan oleh pelaku kebanyakan sasaran utamanya perempuan," kata AKBP Wahyudi

AKBP Wahyudi mengharapkan masyarakat untuk tidak menggunakan perhiasan berlebihan. Atau beraktivitas di tempat sepi dan sulit dijangkau.

Penggunaan handphone di atas kendaraan atau tempat sepi. Hal hal seperti ini sebaiknya dihindarkan. Lebih baik mencegah dari pada menjadi korban kejahatan.

"Hindari menggunakan perhiasan berlebihan, hindari beraktivitas di tempat sepi jangan menggunakan handphone atau menenteng dompet di atas motor," kata AKBP Wahyudi.

Ditambahkannya terhadap kejahatan yang terjadi Subdit Jatanras khusus dan Polda Kepulauan Bangka Belitung akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap kejahatan tersebut.

Namun kami perlu bantuan masyarakat, selain menghindarkan diri dari hal yang disampaikan di atas juga jika ada informasi sekecil apapun terkait kejadian tersebut agar disampaikan kepada pihak kepolisian. Ini agar bisa dengan segera mengungkap kejadian tersebut.

"Saat ini kami sedang merumuskan mekanisme penyampaian informasi masyarakat kepada kepolisian terkait kejahatan jalanan yang cepat dan terjamin kerahasiaan pemberi informasi," kata AKBP Wahyudi.

(bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved