Berita Pangkalpinang
Malaysia Menduduki Peringkat Pertama Impor ke Bangka Belitung
Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami mengungkapkan Malaysia menduduki peringkat pertama dalam peran impor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Penulis: Cici Nasya Nita |
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami mengungkapkan Malaysia menduduki peringkat pertama dalam peran impor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Januari-Juli 2020.
"Pada periode ini, nilai impor dari Malaysia sebesar US$ 2,11 juta atau berperan 21,46 persen," ujar Dwi, Selasa (1/9/2020).
Lebih lanjut, dijelaskannya bahwa Tiongkok menempati peringkat kedua dalam peran impor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Nilai impor dari Tiongkok pada Januari-Juli 2020 sebesar US$ 2,03 juta atau berperan 20,58 persen.
"Vietnam, Singapura, dan Australia menempati posisi ketiga hingga kelima secara berurutan. Dengan demikian, peran nilai impor selama Januari-Juli 2020 dari kelima negara asal impor ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 91,58 persen," jelasnya.
Dwi menambahkan nilai impor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada bulan Juli 2020 sebesar US$ 0,05 juta.
"Nilai impor tersebut turun 98,70 persen dibanding Juli 2019. Jika dibandingkan dengan bulansebelumnya, turun 98,61 persen. Dengan demikian, jumlah nilai impor selama Januari-Juli 2020 mencapai US$ 9,84 juta," kata Dwi.
Impor Januari-Juli 2020 berasal dari impor migas dan nonmigas dimana peran nonmigas mendominasi sebesar 83,55 persen.
"Dibanding periode yang sama tahun sebelummya, Januari-Juli 2020 impor nonmigas naik 2,52 persen, sedangkan impor migas turun 30,20 persen," tutur Dwi.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/dwi-retno.jpg)