Breaking News:

Kondom Masih Terpasang, Seorang Pelanggan Panti Pijat Tak Bisa Berkelit Saat Digerebek Satpol PP

Alat Kontrasepsi Masih Terpasang, Pelanggan Panti Pijat Tak Bisa Berkelit Saat Digerebek Satpol PP

Tribun Bali
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, TANGERANG -- Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kota Tangreang yang tengah melakukan razia, mendapati sepasang pria dan wanita sedang asyik bercumbu di Griya Pijat, Cipondoh, Kota Tangerang.

Adapun sang pria yang berinisial A diketahui sempat berkilah kalau dirinya hanya sebatas melakukan terapi refleksi.

Namun, si Pria tidak dapat mengelak saat petugas meminta untuk mengenakan kembali pakaian dan celananya.

Tanpa sengaja, petugas mendapati A masih mengenakan alat kontrasepsi.

“Mulanya dia sempat ngamuk dan membentak-bentak petugas. Namun saat salah satu anggota memintanya untuk memakai celananya anggota melihat dia masih memakai kondom karena waktu digerebek masih memakai semacam kimono handuk,” ujar Saprudin selaku Kasi Hubungan Antar Lembaga Pemkot Tangerang, Selasa (1/9/2020).

Pemeran Rinjani di Sinetron Tukang Ojek Pengkolan Hamil, Sering Muntah, Tepar dan Bolak-balik RS

Saprudin menuturkan selain mengamankan A, pihaknya juga mengamankan ER seorang terapis yang diduga menyediakan layanan esek-esek.

“Berdasarkan pengakuan ER yang diduga menyediakan layanan plus - plus, dia memasang tarif Rp 170 ribu untuk jasa pijat dan Rp 500 ribu untuk layanan plus-plus. Untuk pasangannya kami lakukan pendataan dan diminta membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi lagi perbuatannya,” kata Saprudin.

Ia menuturkan dalam penyisiran di wilayah Kecamatan Cipondoh, jajarannya mendapati dua panti pijat yang diduga menyediakan layanan birahi.

Petugas berhasil mengamankan beberapa perempuan yang diduga sebagai PSK.

“Di sekitaran Jalan Benteng Betawi kami mendapat 5 orang yang diduga PSK dari dua griya pijat tradisional. Namun setelah kami dalami hanya satu yang bisa kami kirim ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan lanjutan karena setelah kami lakukan pemeriksaan sisanya tidak terbukti melakukan kegiatan prostitusi,” katanya.

BF, Warga Giwangan Yogyakarta Nekat Curi Mobil Buat Modal Nikah, Berakhir dengan Timah Panas Polisi

Kabid Penegakan Hukum Daerah Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli, membenarkan hal tersebut.

Dalam operasi yang rutin digelar setiap harinya awalnya hanya sebatas melakukan monitoring ke beberapa bidang usaha yang dibatasi dan dilarang untuk beroprasi di masa PSBB lanjutan.

“Saat melintas di salah satu Griya Pijat kami mendapati beberapa kendaraan bermotor terparkir, awalnya pengelola griya pijat itu mengaku tutup. Tapi anggota kami yang curiga mencoba memeriksa beberapa bilik kamar di griya pijat tersebut alhasil anggota menemukan beberapa orang yang diduga theraphist sedang melayani pelanggannya. Satu di antaranya kedapatan masih menggunakan kontrasepsi,” kata Ghufron.

(*/ Andika Panduwinata)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Seorang Pelanggan Panti Pijat Terjaring Razia, Saat Digerebek Satpol PP Kedapatan Pakai Kondom dan juga telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Alat Kontrasepsi Masih Terpasang, Pelanggan Panti Pijat Tak Bisa Berkelit Saat Digerebek Satpol PP

Fira Bocah Penjual Kue Keliling di Rawamangun, Cari Nafkah untuk Hidupi Adiknya Sejak Ayah Meninggal

Jadwal Salat Wajib & Duha 2 September 2020 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Serta Lokasi Masjid

Begal Sadis di Kota Medan ini Tewas Ditembak Polisi, Kerap Beraksi dengan Membacok Korbannya

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved