Breaking News:

Kesaktian Kik Usman, Pawang Buaya Belitung, Nama Disebut Korban Langsung Muncul ke Permukaan

Saat Dukun Air menyebut nama Saad, korban diterkam buaya, seketika mayat pria berusia 50 tahun itu langsung timbul

Dok/Tribunjateng.com
Ilustrasi Buaya 

BANGKAPOS.COM,  -- Konflik antara manusia dan hewan predator ganas, buaya di Bangka Belitung kerap memakan korban.

Dari beberapa kejadian manusia diterkam buaya, hanya sedikit yang selamat. Kebanyakan berakhir tragis, mematikan.

Dibalik kejadian ini, untuk mencari korban diterkam buaya pun tak sembarangan. Melibatkan tim, bahkan dukun kampung atau pawang buaya setempat.

Bila melibatkan pawang buaya atau dukun, tentunya ada ritual khusus yang dilakukan. 

Baca Juga: Buaya Ganas Terkam Bocah, Ayah Terjun ke Sungai Bergulat, Gigit Kaki Buaya Hingga Tak Berkutik

Baca Juga: Pintu Terbang Hantam Kepala Tohir yang Hendak BAB ke WC Umum Akibat Tabung Gas Meledak

Dan ritual yang dilakukan oleh setiap dukun ataupun pawang pun berbeda-beda. Tergantung dengan kemampuannya masing-masing.

Kik Usman, Dukun Air (tetua adat) Desa Lintang, Belitung Timur, yang dilibatkan dalam upaya pencarian korban terkaman buaya, Senin (10/8/2020)
Kik Usman, Dukun Air (tetua adat) Desa Lintang, Belitung Timur, yang dilibatkan dalam upaya pencarian korban terkaman buaya, Senin (10/8/2020) (posbelitung.co/suharli)

Kik Usman, Dukun Air di Sungai Manggar memiliki kemampuan khusus untuk mencari korban yang dimakan buaya.

Ritual yang dilakukan Kik Usman pun berbeda dengan dukung lainnya.

Ini terjadi ketika seorang warga bernama Saad yang hilang diterkam buaya saat mencari timah di Sungai Manggar beberapa waktu lalu.

Untuk mencari korban Saad, Ki Usman yang dikenal sebagai Dukun Aik (Dukun Air--red) pun dilibatkan.

Ritual yang dilakukannya pun sesuai dengan kemampuannya dan sesuai dengan adat kampung.

Halaman
1234
Penulis: Hendra (CC)
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved