Breaking News:

Kesaktian Kik Usman, Pawang Buaya Belitung, Nama Disebut Korban Langsung Muncul ke Permukaan

Saat Dukun Air menyebut nama Saad, korban diterkam buaya, seketika mayat pria berusia 50 tahun itu langsung timbul

Penulis: Hendra (CC) | Editor: Hendra
Dok/Tribunjateng.com
Ilustrasi Buaya 

Kik Usman, warga Dusun Langkang, Desa Lintang, yang sudah 13 tahun dipercayakan menjadi tetua adat air atau lebih dikenal masyarat Belitung dengan sebutan istilah dukun air.

Dia berkisah, awalnya dia mengetahui kekajadian karena ada pihak keluarga korban yang menghubunginya.

Tetapi karena berbeda wilayah tetua adat dia menghormati tetua adat kampung setempat.

Buaya Muara
Buaya Muara (Tangkapan Layar Youtube)

Dan baru dapat membantu setelah ada permintaan bantuan dari tetua adat kampung baru lah dia berani

"Warga Jadi saya mau kerjakan kalau sudah ada istilahnya betare (izin) kemarin ada tiga dukun kampung (tetua adat) meminta bantu ya saya datang. Saya dukun aik, Desa Lintang jadi saya minta bantuan juga dengan dukun kampung (tua adat) setempat," ujar Kik Usman ditemui usai proses evakuasi jenazah korban. Senin (10/8/2020).

Baca juga: LOWONGAN KERJA: Gaji 5 Juta di Kemenko Perekonomian, Lulusan S1, Ini Persyaratan dan Cara Daftarnya

Baca juga: Mahasiswa Ngaku Diculik OTD, Kepala Benjol saat Demo, Dipaksa Lakukan Ini Bikin Polisi Jadi Bingung

Dia mengaku semalam pun sebenarnya dia sudah mengusulkan agar menggunakan ritual adat karena di Belitung ada adat istiadatnya.

"Semalam saya sudah bilang juga pakai lah suku adat (ritual adat). Kalau di Belitung ini memang adatnya seperti itu," ujarnya.

Ritual adat yang dilakukan oleh tetua adat mengaharuskan pencarian oleh tim SAR gabungan untuk istirahat sejebak dan naik ke darat, dan kemudian barulah dimulai ritual adat.

"Mungkin secara istilah semalam penunggu itu sudah datang sama kami, disampaikannya kalau saya tidak datang dia tidak mau kasih. Tadi saya minta lepas, ya dilepas," ujarnya.

Kik Usman menyampaikan ritual suku adat sempat direncanakan dilakukan malam hari namun karena belum ada orang yang memintanya dirinya pun tidak berani melangkahi.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved